MUI Belitung Datang ke Bangka Tengah, Bidik Resep 1.000 Sertifikasi Halal

    INTRIK.ID, BANGKA TENGAH – Program 1.000 sertifikasi halal hingga pemberdayaan masjid menjadi perhatian Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Belitung. Sejumlah program tersebut mendorong MUI Belitung melakukan studi tiru ke MUI Kabupaten Bangka Tengah untuk mempelajari pola pelaksanaan hingga penganggarannya.

    Kunjungan berlangsung di Pendopo Rumah Dinas Bupati Bangka Tengah, Kamis (29/10/2026). Rombongan MUI Belitung disambut Bupati Bangka Tengah, Algafry Rahman, bersama jajaran MUI setempat.

    Ketua MUI Kabupaten Belitung, Nurman Sunanda, mengatakan kunjungan tersebut bertujuan menggali pengalaman MUI Bangka Tengah dalam menjalankan program keagamaan dan pemberdayaan masyarakat.

    Menurutnya, sejumlah terobosan yang dijalankan MUI Bangka Tengah berpotensi menjadi referensi bagi daerahnya untuk mengembangkan program serupa sesuai kebutuhan masyarakat.

    “Kami datang dari Belitung untuk belajar di Bangka Tengah, yang namanya memang sedang harum di Bangka Belitung. Ada beberapa hal yang ingin kami pelajari dari MUI Bangka Tengah, di antaranya terobosan 1.000 sertifikasi halal, program pemberdayaan masjid, serta pola anggarannya,” ungkap Nurman.

    Ketiga hal tersebut menjadi fokus pembelajaran dalam kunjungan itu. Sertifikasi halal berkaitan dengan upaya membantu pelaku usaha memenuhi ketentuan halal, sedangkan pemberdayaan masjid menyangkut penguatan peran masjid agar memberikan manfaat lebih luas bagi masyarakat.

    Selain mempelajari program, MUI Belitung juga ingin mengetahui pola penganggaran yang mendukung pelaksanaannya. Aspek ini menjadi penting agar program yang dinilai bermanfaat dapat disesuaikan dengan kemampuan dan kebutuhan daerah masing-masing.

    Bupati Bangka Tengah, Algafry Rahman, mengapresiasi kunjungan tersebut. Ia berharap pertemuan kedua lembaga tidak berhenti pada silaturahmi, tetapi berlanjut menjadi pertukaran pengalaman dan kerja sama dalam pengembangan program keagamaan.

    “Dengan adanya kunjungan ini, kita bisa menjalin silaturahmi dengan baik dan berbagi pengalaman. Kita juga bisa bersinergi bersama dalam bidang keagamaan sehingga kita bisa sama-sama belajar dan mengambil hal-hal positif untuk diterapkan di daerah masing-masing,” ujarnya.

    Algafry juga menyampaikan terima kasih atas kedatangan rombongan MUI Belitung dan berharap pertemuan tersebut membawa manfaat bagi kedua daerah.

    Studi tiru ini diharapkan membuka ruang bagi MUI Belitung dan MUI Bangka Tengah untuk saling berbagi pengetahuan, memperkuat koordinasi, serta mengembangkan program yang relevan dengan kebutuhan umat.

    Rombongan MUI Belitung turut dihadiri Sekretaris Umum Huniyadi Bella, Bendahara Umum Sudirman, Anggota Komisi Pemberdayaan Ekonomi Umat Asri Rachman, anggota Dewan Pertimbangan Firmansyah dan Suhardi Ishak, Ketua Komisi Dakwah dan Pengembangan Masyarakat Asmai Ahmad, serta Anggota Komisi Antarumat Beragama Agustari.

    Sementara dari MUI Bangka Tengah, Dewan Pertimbangan diwakili Hasyim Sya’roni dan Ibrahim Badrun. Adapun Dewan Pimpinan Harian dihadiri Khoirul Faizin, Sawiran, M. Dauda, dan Mustaryadi.

      Ikuti kami di Facebook