Cegah Remaja Terpapar Radikalisme Digital, Pemkab Bangka Tengah Gandeng Densus 88

    INTRIK.ID, BANGKA TENGAH – Ancaman terhadap anak dan remaja kini tak hanya datang dari lingkungan sekitar, tetapi juga dari arus informasi di ruang digital. Hoaks, pengaruh perilaku negatif, hingga paparan paham radikal menjadi tantangan yang perlu dihadapi melalui edukasi dan pendampingan.

    Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah merespons tantangan tersebut dengan memperkuat pembinaan remaja melalui kegiatan Peningkatan Kualitas Hidup Anak bersama Forum Anak Selawang Segantang (FAST), Kamis (29/10/2026).

    Kegiatan yang berlangsung di Gedung Diklat BKPSDMD Bangka Tengah itu diikuti 46 perwakilan pelajar tingkat SMP dan SMA se-Kabupaten Bangka Tengah. Pemkab Bangka Tengah melalui Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak (DPPKBPPPA) menghadirkan psikolog, fasilitator pencegahan dan penanganan kekerasan di lingkungan satuan pendidikan, serta perwakilan Densus 88 Antiteror Polri.

    Bupati Bangka Tengah, Algafry Rahman, mengatakan kegiatan tersebut menjadi ruang bagi para pelajar untuk memahami tantangan kehidupan remaja dari sisi psikologis maupun lingkungan sosial.

    Menurutnya, derasnya arus informasi dan perubahan sosial membuat anak-anak perlu memiliki bekal untuk menyaring informasi sekaligus mengenali pengaruh negatif yang dapat memengaruhi pola pikir dan masa depan mereka.

    “Ini juga bertepatan dengan Hari Sumpah Pemuda, dan anak-anak kita melalui perwakilan dari beberapa SMA dan SMP yang ada di Bangka Tengah ini kita undang untuk sama-sama mendengarkan saran dan uraian dari psikolog tentang kehidupan anak-anak remaja, bagaimana pemahamannya dari sisi psikologisnya,” ujarnya.

    Pages: 1 2 3
      Ikuti kami di Facebook