
Intrik.id – Mesin motor ngelitik di RPM rendah menjadi masalah yang seringkali pengendara alami. Kendati demikian, masih banyak pemilik motor mengabaikan kondisi mesin ngelitik ketika berada di RPM rendah. Padahal faktanya keadaan mesin motor yang semacam ini bisa sangat berbahaya.
Tidak hanya menurunkan performa, suara ngelitik juga dapat menjadi tanda adanya gangguan serius pada ruang bakar. Jika membiarkannya terlalu lama, kerusakan bisa merembet ke komponen lain, bahkan menyebabkan biaya perbaikan membengkak. Selain itu, ini jelas mengurangi keselamatan sekaligus kenyamanan saat berkendara.
Baca juga: Honda X Tracker 2026, Perpaduan Motor Bebek dan Gaya Petualang
RPM rendah adalah kondisi dimana putaran mesin berada pada angka paling kecil. Biasanya saat motor langsam atau berjalan pelan di tengah kemacetan. Pada saat mesin berada di situasi tersebut, pembakaran seharusnya tetap stabil dan halus. Sehingga performa tetap terjaga.
Namun ada kalanya mesin justru menggelitik. Diikuti tarikan terasa berat, respons gas tidak spontan, bahkan bisa muncul getaran berlebih. Dalam kondisi tertentu, ngelitik juga berpotensi menyebabkan overheating atau kerusakan piston. Oleh karena itu, penting bagi pengendara memahami apa saja penyebab mesin ngelitik serta bagaimana mengatasinya seperti berikut ini.
Penggunaan bahan bakar dengan oktan yang lebih rendah dari rekomendasi pabrikan sering menjadi penyebab utama mesin ngelitik. Setiap motor memiliki rasio kompresi tertentu. Jika rasio kompresinya tinggi namun menggunakan bensin beroktan rendah, maka pembakaran bisa terjadi terlalu cepat.