
Xenia Florensia
(Mahasiswa Universitas Bangka Belitung)
Manusia harus terus mengembangkan diri dalam menghadapi perkembangan zaman dan teknologi. Saat ini kita memasuki suatu era globalisasi dengan berbagai bentuk perubahan dan perkembangannya yang tidak terbendung lagi. Teknologi canggih berkembang sangat pesat yang ditandai dengan adanya digital economy, artificial intelligence, robotic serta lain sebagainya ataupun yang kerap kita tahu dengan sebutan disrupsi.
Era disrupsi adalah era dimana terjadinya perubahan secara utuh sehingga mengakibatkan perubahan sistem dan tatanan secara besar- besaran ataupun mendasar ke dalam sistem yang baru. Era disrupsi sendiri terjadi karena adanya inovasi-inovasi dan kreativitas baru. Era disrupsi ini sudah memengaruhi berbagai aspek kehidupan, baik dalam bidang pendidikan, sosial, budaya, maupun ekonomi. Masa disrupsi menyebabkan mereka yang masih memakai sistem ataupun metode yang lama jadi tidak dapat bersaing dengan mereka yang telah mengadopsi sistem yang baru. Oleh sebab itu, kenaikan pemahaman teknologi data ialah sesuatu keharusan dalam mengalami masa disrupsi.
Kurangnya persiapan dalam menghadapi era disrupsi dapat memberikan dampak yang cukup signifikan. “Growth mindset buat anak muda Indonesia sangat penting. Hal ini memungkinkan diri untuk mengambil langkah berani agar dapat terus melaju. Jangan rentan untuk dikritik dan menghindar dari tantangan karena setiap masalah harus dihadapi,” kata Erick Thohir yang merupakan Menteri BUMN sejak tanggal 23 Oktober 2019.