Maraknya KDRT, Potret Rusaknya Keluarga

    Rika Rizana

    Oleh: Rika Rizana S.E

    (Aktivis dakwah dan tenaga pendidik)

    Makin maraknya kasus KDRT saat ini, menambah deretan panjang dari kasus kasus KDRT yang telah ada. Bahkan keluarga pun bukan lagi tempat yang aman dan nyaman untuk melepas segala rasa. Justru saat ini keluarga lah notabene nya orang terdekat yang merupakan tukang jagalnya. Bagaimana tidak? Baru baru ini, kasus KDRT yang terjadi terbilang sangat sadis.

    Dilansir dari KOMPAS.com – Seorang pria bernama Jali Kartono membakar istrinya sendiri, Anie Melan, di kediaman pribadinya, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Selasa (28/11/2023). Jali nekat membakar istrinya hidup-hidup lantaran terbakar api cemburu usai melihat istrinya chatting dengan pria lain. “Si laki-laki ini teramat sangat cemburu, karena melihat istri yang disayangi dan benar-benar tulus dicintainya bisa berhubungan dengan pria idaman lain. Makanya dia gelap mata,” ungkap Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan AKBP Bintoro saat jumpa pers di kantornya, Senin (4/12/2023).

    Usai ditangkap, polisi telah menetapkan Jali sebagai tersangka kasus kekerasan dalam rumah tangga (KDRT). Ia disangkakan Pasal 44 Ayat 1 dan 2 Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2004 dengan ancaman penjara maksimal selama 10 tahun.

    Tidak hanya itu di wilayah Jagakarsa, Jakarta selatan, ada seorang ayah yang begitu tega membunuh ke empat anaknya. Dari Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan AKBP Bintoro mengatakan, Panca Darmansyah (41) mengaku membunuh keempat anak kandungnya di dalam rumah kontrakan wilayah Jagakarsa, Jakarta Selatan. “Terhadap keterangan tersangka, dalam hal ini Saudara P (Panca). Yang bersangkutan menyampaikan bahwa memang benar melakukan pembunuhan secara bergantian,” ujar Bintoro di Mapolres Metro Jakarta Selatan, Jumat (8/12/2023).

    Faktor Penyebab

    Tindakan sadis dan brutal terhadap anggota keluarganya tentu ada faktor penyebabnya baik itu faktor internal yaitu kondisi keimanan, pengaturan interaksi anggota keluarga dalam berumah tangga, kepercayaan dan bermasalahnya komunikasi. Juga di sebabkan faktor eksternal lainnya seperti interaksi dalam kehidupan umum di masyarakat antara lawan jenis yang bukan mahram. Cemburu buta salah satu pasangan sampai tega menghabisi nyawa pasangannya. Sebelumnya melakukan tindakan kekerasan kepada istrinya. Ini merupakan bukti sedang tidak baiknya relasi hubungan suami istri. Faktor psikologis, emosi yang tidak stabil, beban ekonomi yang membuat depresi. Di karenakan kondisi dalam kehidupan nya sudah tidak memberikan kenyamanan, ketentraman dan keamanan. Hal ini disebabkan cara pandang nya terhadap kehidupan adalah materi. Kebahagiaan akan di dapat bila materi tercukupi. Menafikan faktor lainnya yang bersifat non materi seperti kasih sayang, perhatian dan sebagainya.

    Pages: 1 2 3 4
    Tagged with:
    KDRTopini
      Ikuti kami di Facebook