
Lanjutnya, klinik pratama ini sudah dimiliki oleh Lapas-lapas yang ada di Pangkalpinang. Tinggal LPKA (Lembaga Pembinaan Khusus Anak) yang belum mempunyai klinik serupa. Dikesempatan itu juga Molen langsung memberikan pendingin ruangan (AC) untuk klinik pratama Lapas Wanita yang hanya tersedia kipas angin sebagai penyejuk ruangan.
“Langsung kita kasih untuk mereka. Apa yang bisa dibantu, mudah-mudahan akan kita bantu,” ucap Molen.
Dia berharap dengan adanya fasilitas tambahan ini dapat bermanfaat dan memberikan pembinaan yang maksimal untuk warga binaan, sehingga efeknya bisa menjadikan mereka sebagai orang-orang yang bermanfaat di lingkungan masyarakat pada saat selesai menjalani masa tahanan.
Sementara, Kepala Divisi Pemasyarakatan Kantor Wilayah Kemenkumham Bangka Belitung, Kunrat Kasmiri juga mengapresiasi Pemkot Pangkalpinang yang telah mendukung dan membantu terwujudnya klinik pratama ini. Kunrat menyebut, di daerah lain untuk membentuk klinik pratama ini butuh waktu yang cukup panjang, namun di Pangkalpinang sendiri untuk mendirikan klinik pratama ini tidak perlu memakan waktu yang cukup lama karena dukungan dan bantuan dari pemkot.