Kurangnya Sarana Penunjang Operasional, Ekspor Hasil Laut Tak Semuanya Tercatat dari Babel

    INTRIK.ID, BABEL — Guna menunjang operasional ekspor hasil laut, Pemerintah Provinsi Bangka Belitung akan membangun infrastruktur Pelabuhan Belinyu.

    Pembangunan pelabuhan yang saat ini sudah disetujui oleh Kementerian Perhubungan RI itu rencananya induk pengerukan akan dimulai tahun 2022 ini, sehingga nantinya pelabuhan ini menjadi pelabuhan ekspor yang mampu menampung kapal dengan kapasitas 9000 DWT.

    Wakil Gubernur Bangka Belitung, Abdul Fatah mengatakan kurangnya sarana dan prasarana sebagai penunjang operasional ekspor hasil laut di pelabuhan Bangka Belitung terus menjadi perhatian Pemprov. Pasalnya, kondisi tersebut mengakibatkan ekspor hasil laut tersebut tidak semuanya tercatat berasal dari Bumi Serumpun Sebalai.

    Pages: 1 2 3 4
      Ikuti kami di Facebook