
BANGKA.INTRIK.ID – Pimpinan Cabang GP Ansor Kabupaten Bangka menggelar kegiatan dialog kebangsaan, bertajuk “Merawat Persatuan Melalui Silaturahmi Kebangsaan”.
Kegiatan tersebut berlangsung di rumah dinas Camat Belinyu, dalam hal ini Syarli Nopriansyah selaku Camat Belinyu membuka kegiatan tersebut, Sabtu ( 10/4/2021) siang.
Ketua Pimpinan Cabang GP Ansor Kabupaten Bangka, Agus salim mengatakan terjalinnya tali silaturahmi membuka sekat-sekat perbedaan dan sumbatan komunikasi, antar kelompok khususnya kaum milenial dapat kita atasi.
“Kegiatan dialog kebangsaan ajang silaturahmi, tentu saja dengan acara ini diharapkan semua bentuk perbedaan dapat diatasi. para elemen semakin mengokohkan kekuatan berbuat sesuatu bermanfaat bagi bangsa ini,” kata Agus Salim.
Menurutnya Provokasi berbau SARA dan radikalisme merupakan ancaman bagi persatuan bangsa.
“Obat yang paling ampuh menjaga persatuan menurut saya kita terus bertemu ( Silaturahmi – red ), saling menyapa, dan berkomunikasi. Di mana ada hambatan komunikasi, kita carikan jalan keluarnya. Makin sering bangsa ini membngun silaturahmi kebangsaan maka makin kokoh juga persatuan dan persaudaraan antar sesama anak bangsa dan tentu bangsa ini makin kuat,” ujar Agus Salim.
Menyangkut hal itu, Pentolan PC GP Ansor Bangka Agus Salim menegaskan, seluruh elemen bangsa punya tanggung jawab merawat persatuan bangsa.
“Kita semua ingin damai tidak ada alasan kita tidak bersatu, seluruh elemen bangsa wajib menjaga persatuan bangsa. mewujudkan cita-cita pendiri bangsa bersatu, bedaulat, adil dan makmur. Selain itu memajukan kesejahteraan umum, mencerdaskan kehidupan bangsa, mewujudkan ketertiban dunia, perdamaian abadi, keadilan sosial dan memepertahankan kedaulatan rakyat,” pintanya.
Sementara itu ketua MUI Kecamatan Belinyu Ustadz Fahrizal mengharapkan silaturahmi terus dilakukan.
“Pertemuan seperti ini sangat bagus harus kita dorong terus agar rutin dilakukan. Komunikasi di dalam bangsa yang majemuk seperti Indonesia ini sangatlah penting dilakukan. Tanpa komunikasi rasanya sulit bersatu,” ungkap fahrizal.
Persamaan pendapat diutarakan juga
Kanit I subdit politik dit. Intelkam Polda Babel AKP Ridwan S.H saat menghadiri kegiatan dimaksud.
“Masyarakat harus berperan aktif dalam membangun bangsa ini. radikalisme saat ini sudah menyebar di lingkungan anak muda. Para terorisme melakukan penyebaran paham radikal kepada anak muda kebanyakan mereka belum matang berfikir dan merupakan sasaran empuk untuk dicuci otaknya,” tegasnya.
Masih kata Ridwan tempat pendidikan berpotensi bagi penyebar paham radikalisme untuk melancarkan tujuannya.
“Tempat-tempat pendidikan seperti sekolah dan universitas berpotensi menyebarkan pemaham radikalisme. Untuk itu, Gerakan Pemuda Ansor Kabupaten Bangka adalah salahsatu mitra kita melakukan upaya nyata, menanggulangi, mencegah paham radikalisme di kalangan anak muda,” tambahnya.
Seruan ajakkan GP Ansor Kabupaten Bangka :
Mengajak pihak terkait merumuskan strategi guna membentengi anak muda atau Milenial terhadap paham radikalisme dan intoleransi di Kabupaten Bangka.
Mengajak kalangan millenial untuk meningkatkan semangat kebangsaan memperjuangkan nilai Nasionalisme dan Pancasila untuk terus di Bumikan.
Hadir dalam kegiatan tersebut :
Perwakilan dari ormas lintas agama, TNI dan POLRI,, Nahdlatul Ulama (NU), kemahasiswaan, beserta undangan lainnya.
Sumber : GP Ansor Kabupaten Bangka.