
BANGKA. SUNGAILIAT. INTRIK.ID – Sejak mencuat ke publik terkait adanya pungutan dana, senilai RP 2500/kg pasir timah dari aktivitas Kapal Isap Produksi ( KIP ) beroperasi diperairan Muara Nelayan 2 Sungailiat. Pihak Kejaksaan Negeri ( Kejari ) Bangka berencana akan melakukan penyelidikan.
Rencana tersebut disampaikan Kasi Pidana Khusus (Pidsus) Kejari Bangka, Noviansyah, saat dikonfirmasi INTRIK.ID Jum’at ( 20/1/2023) malam.
“Rencananya mau kita lidik dahulu, biar tahu arahnya, dan duduk permasalahannya. Nanti bakal kita petakan dahulu siapa saja yang akan dimintai keterangan,” tegas Noviansyah.
Pemberitaan INTRIK.ID Sebelumnya – Santer dalam pemberitaan ada pungutan dana RP 2500/kg produksi pasir timah, kepada sejumlah Owner Kapal Isap Produksi ( KIP ) diduga dilakukan Kepala Lingkungan Nelayan 2 Sungailiat ” SF “.
Dari sumber dihimpun INTRIK.ID dana dimaksud sebagai salah satu syarat bagi pelaku usaha KIP untuk berkerja didepan Muara Nelayan 2 Sungailiat dan untuk pembangunan lingkungan. Diketahui pihak owner sudah mengeluarkan dana Kompensasi Rp 5000/kg dari setiap hasil produksi KIP.