Scroll untuk baca artikel
BangkaSosial

Kegiatan Prostitusi SG Masih Beraktivitas, LSM KPMP Babel Surati Kemensos

619
×

Kegiatan Prostitusi SG Masih Beraktivitas, LSM KPMP Babel Surati Kemensos

Sebarkan artikel ini
IMG 20240123 WA0000
Caption: aktivitas malam hari salah satu wisma di tempat Prostitusi Sambung Giri ( Sumber foto LSM KPMP Babel)

BANGKA. MERAWANG. INTRIK.ID – Mungkin diberbagai wilayah keberadaan sebuah tempat prostitusi mempunyai nilai negatif dan positif. Prostitusi yaitu kegiatan pertukaran hubungan seksual menggunakan uang atau hadiah dalam proses transaksi.

Berkaca pada kondisi sosial masyarakat, aktivitas prostitusi mempunyai beragam penilaian dan pendapat. Seperti keberadaan tempat Prostitusi Sambung Giri ( SG ) terletak di Kecamatan Merawang, Kabupaten Bangka, Provinsi Bangka Belitung.

Masih beraktivitasnya transaksi prostitusi tersebut ( SG – red )Sebagai bagian dari lapisan masyarakat, LSM KPMP Babel berencana akan menyurati Kemensos RI dengan nomor surat : 03/ILP/MD/KPMP/Babel /2024 agar tempat dimaksud ditutup.

Ketua LSM KPMP Babel Angga Siswanto dalam keterangan resminya mengatakan, keberadaan tempat prostitusi SG banyak negatif dari pada positif.

“Tempat prostitusi SG banyak mengundang hal negatif dari pada positif. LSM KPMP Babel akan buat laporan pengaduan Ke Kemensos .kami berharap kepada Pemerintah Pusat dan Pemerintah Setempat, bertindak untuk menertibkan dan menutup tempat Prostitusi itu. Tempat tersebut selalu terjadi tindak pidana yakni perdagangan orang, narkoba dan perkelahian serta minuman keras,serta dimana di kutip dari media cetak dan online serta media sosial, bahwa di tempat tersebut kami menduga tidak memliki izin dari pihak manapun,” kata Angga Siswanto, Selasa ( 25/1/2024).

Berkaca pada tahun 2011 , Angga Siswanto mengatakan bahwa tempat prostitusi SG sudah ditutup, tapi hingga sekarang masih berjalan. Tentunya ada pertanyaan kok masih beraktivitas?

“Pada tahun 2011 tempat tersebut ditutup oleh pemerintah daerah Kabupaten Bangka Bupati saat itu Bapak Yusroni Yazid. Saat itu pihak SG menyatakan tidak beraktivitas lagi. tanpa di sadari buka kembali sampai di saat ini di tahun 2024,kok bisa begitu ? apa ada bermain dengan pihak aparat tertentu atau oknum aparat dan pemerintah daerah?,” ungkapnya.

Bukan tanpa alasan pentolan LSM KPMP Babel itu berharap tempat prostitusi SG Segera ditutup.

“Jadi kami ingin sekali dan memohon agar tempat ini ( SG – red ) di tutup, karena menurut tokoh masyarakat dari berbagai kalangan tidak ada manfaat bagi masyarakat banyak, melainkan menjatuhkan moral masyarakat serta tidak mendidikan dan juga tidak memiliki income untuk pemerintah daerah,” tutupnya.

Berikut Tiga poin penilaian LSM KPMP Babel terhadap tempat prostitusi Sambung Giri :

1. Sering terjadi perdagangan orang/ wanita di bawah umur yang baru baru ini yaitu saudari Crtn yang di tangani oleh penyidik polisi dan beliau ini sudah 3 kali terjerat dengan kasus yang sama dan pelakunya bukan hanya Crtn saja ada pelaku lain.

2. Sering menjadi tempat peredaran narkoba yang juga sudah di tangani oleh penyidik polisi setempat.

3. Sering terjadi perkelahian akibat dari meneguk minuman keras yang berada di lokalisasi eks sambung giri tersebut.

Sumber : LSM KPMP Babel