Kecewa, Wartawan Enggan Meliput Penyuntikan Vaksin Sesi Kedua di Bangka

Foto: Para awak media dan TNI/Polri saat mengambil foto konferensi pers setelah penyuntikan sinovac.(int)

SUNGAILIAT, INTRIK.ID — Penyuntikan vaksin covid-19 (sinovac) sesi dua di Kabupaten Bangka tidak seramai pada tahap pertama, Jumat (29/1/2021).

Selain sedikitnya para tamu dan kepala OPD, wartawan yang hadir untuk meliputpun berkurang.

Terlihat hanya ada sekitar awak media saja yang meliput kegiatan tersebut. Padahal pada penyuntikan sesi pertama, belasan wartawan turun memantau.

Baca juga: Liputan Vaksin Covid-19 Pertama di Bangka, Wartawan Dibatasi

Space Iklan/0853-1197-2121

Salah satu wartawan online lokal yang tidak hadir dalam kegiatan kedua tersebut, Randhu Oktora mengungkapkan masih merasa kecewa dengan kejadian pembatasan pengambilan gambar saat penyuntikan 11 pejabat daerah sesi pertama lalu.

“Saya merasa masih kecewa sama kejadian kemarin, masa media dibeda-bedakan hanya karena ada yang live streaming facebook. Kami juga bisa kalau hanya mau live di facebook,” ungkapnya.

Selain itu, ia juga tidak mendapatkan informasi apapun terkait dengan adanya penyuntikan sinovac sesi kedua.

“Terus terang saja tidak ada informasi resmi apapun dari pihak pemerintah, memang setau saya 14 hari setelah sesi pertama akan diadakan sesi kedua tapi seharusnya tetap diinfokan,” tegas pria yang akrab disapa Edho itu.

Space Iklan/0853-1197-2121

Baca juga: Ketua PWI Bangka Minta Sudahi Diskriminasi Terhadap Wartawan

Hal yang sama juga diungkapkan oleh wartawan lainnya, Solihin. Ia sengaja tidak mau meliput kegiatan tersebut karena masih teringat dengan pembatasan pengambilan gambar.

“Kalau memang tidak boleh ngambil foto, semuanya juga tidak boleh, jangan ada kesan seperti pilih kasih media. Kenapa harus dua media saja yang boleh ngambil gambar, harus ada alasan yang jelas,” tambahnya.

Penyuntikan sesi kedua tersebut dilakukan di RSUD Depati Bahrin Sungailiat yang melibatkan 11 pejabat daerah mulai dari bupati bangka, wakil bupati bangka, wakapolres bangka, kejari hingga jubir satgas penanggulangan covid-19 bangka.

Namun tak ada satupun wartawan yang mengambil foto saat penyuntikan tersebut. Terlihat hanya pegawai diskominfo dan protokol saja yang mengambil dokumentasi.(int)

Mungkin Suka Ini juga:
Danlanal Babel Disematkan Sebagai Dewan Pembina HNSI

Danlanal Babel Disematkan Sebagai Dewan Pembina HNSI

Breaking News ! Tim Tabur Kejati Tangkap Marwan

Breaking News ! Tim Tabur Kejati Tangkap Marwan

Ramai Masyarakat Antrian BBM, Bambang Patijaya : Jangan Kawatir Stok Aman

Ramai Masyarakat Antrian BBM, Bambang Patijaya : Jangan Kawatir Stok Aman

Zakat Fitrah 2026 di Kabupaten Bangka Rp42 Ribu atau 2,7 Kg Beras

Zakat Fitrah 2026 di Kabupaten Bangka Rp42 Ribu atau 2,7 Kg Beras

Muscab VI HNSI Bangka, Ahim : Kita Bukan Mencari Panggung

Muscab VI HNSI Bangka, Ahim : Kita Bukan Mencari Panggung

Temuan BPK, Pantai Romodong, Matras hingga Tirta Tapta Pemali Ternyata Masih Kawasan Hutan

Temuan BPK, Pantai Romodong, Matras hingga Tirta Tapta Pemali Ternyata Masih Kawasan Hutan