
Malam itu pengunjung cukup ramai, ada sekedar ngopi sambil nyanyi, ada juga yang sekedar ngobrol sambil ditemani pelayan dimaksud.
Informasi beredar, para pelayan kios bukan sekedar menjadi pelayan biasa, namun bisa berubah fungsi jika momentnya tepat.
Seperti pengunjung lainnya, awak media INTRIK.ID beserta salah satu media duduk didepan kios didamping SN selaku pelayan.
Obrolan berlanjut ditemani empek – empek panas dan kopi. Akibat virus corona, SN mengaku pendapat merosot.
“Sejak corona sepi, nyari duit Rp 50.000 saja susah, kios ini punya teman saya hanya jaga,” ungkapnya.