
BANGKA.INTRIK.ID – Soal peristiwa Teluk Kelabat Polres Bangka masih menunggu laporan resmi dari kedua belah pihak, baik penambang maupun nelayan menjadi korban.
Dari keterangan resminya Kapolres Bangka AKBP Widi Haryawan mebgatakan, Pihak Polres Bangka baru menerima laporan resmi korban dari pihak penambang, termasuk pemilik rumah yang dibakar. Sedangkan dari pihak nelayan yang menjadi korban belum membuat laporan polisi.
Demikian disampaikan Kapolres Bangka AKBP Widi Haryawan, soal kejadian ricuh antara penambang dan nelayan Teluk Kelabat, Kecamatan Belinyu, Senin (3/5/2021) malam di Polres Bangka.
“Terkait peristiwa kisruh antara penambang dan nelayan teluk kelabat, Sampai sekarang kita masih menunggu pihak korban dari nelayan buat laporan. kita baru terima laporan dari koran pihak penambamg termasuk rumahnya dibakar. Untuk korban matanya bengkak kita juga belum ada laporan resmi katanya itu dari pihak nelayan,” kata Widi Haryawan.
Pemberitaan sebelumnya, Satu unit rumah berdiri diatas lahan Pemdes Pangkalniur, Kecamatan Riau Silip dibakar warga. Kejadian dipicu aksi damai nelayan setempat, Sabtu ( 1/5/2021) siang diperairan laut Teluk Kelabat.
Aksi damai dilakukan lantaran nelayan kesal terhadap aktifitas penambangan diperairan Teluk Kelabat masih berlangsung. Diketahui aksi damai itu berujung ricuh antara nelayan dan para penambang, sejumlah nelayan mengalami luka.