
Jumari menuturkan, kebutuhan terhadap jaring baru sebenarnya cukup mendesak. Namun, pengadaan secara mandiri kerap harus ditunda karena nelayan memiliki kebutuhan lain yang harus dipenuhi, sementara hasil melaut tidak menentu.
“Kalau membeli sendiri bukan berarti tidak mampu, tetapi masih banyak kebutuhan lain yang harus dipenuhi lebih dulu. Apalagi hasil tangkapan nelayan tidak menentu,” ujarnya.
Selain membantu kebutuhan sarana tangkap, Jumari berharap hubungan antara masyarakat pesisir dan perusahaan yang beraktivitas di wilayah tersebut dapat dibangun melalui komunikasi dan sinergi.
“Saya berpikir positif. Wilayah Kundur Barat ini juga tempat nelayan mencari ikan. Kalau semua bisa saling memahami, tidak saling mengganggu, dan punya itikad untuk membantu, seharusnya bisa saling bersinergi,” tuturnya.
Ia berharap dukungan terhadap masyarakat pesisir dapat terus berlanjut sehingga manfaat keberadaan perusahaan turut dirasakan masyarakat di sekitar wilayah operasional.
“Mudah-mudahan ke depannya perusahaan semakin maju sehingga bisa berkontribusi untuk negara dan masyarakat, sehingga kita bisa sama-sama mendapatkan manfaat,” kata Jumari.