
Kabid Damkar Bangka, Zalfika Ammya mengatakan pihaknya terpaksa mengambil tindakan dengan memotong piston tersebut agar jari pemuda itu bisa keluar.
“Mau gak mau pistonnya harus dipotong agar jarinya bisa keluar karena sudah lengket,” ungkapnya, Kamis (8/1/2026).
Ia mengatakan proses penyelamatan itu memakan waktu cukup lama sekitar satu jam karena sangat berisiko.