
Pada 2021, ia mendapatkan kenaikan pangkat menjadi Komisaris Besar Polisi atau Kombes.
Kemudian pada Oktober 2024, Ahrie dipercaya menjadi ajudan Presiden Prabowo Subianto dari unsur Polri.
Setahun berselang, tepatnya Oktober 2025, ia mendapatkan kenaikan pangkat menjadi Brigadir Jenderal atau jenderal bintang satu.
Perjalanan tersebut berlanjut pada Oktober 2026. Ahrie kembali mendapatkan promosi menjadi Inspektur Jenderal atau jenderal bintang dua sekaligus dipercaya menjabat Kepala Divisi Hukum Polri.
Dalam kurun waktu sekitar lima tahun, pangkatnya meningkat dari AKBP menjadi Irjen.
Perjalanan karier Ahrie tidak bisa dilepaskan dari sejumlah penugasan penting yang pernah dijalaninya.
Hubungan kedinasannya dengan Listyo menjadi salah satu bagian yang menarik perhatian publik.
Mulai dari mendampingi uji kelayakan calon Kapolri, kemudian dipercaya menjadi sekretaris pribadi Kapolri, hingga akhirnya menduduki sejumlah jabatan strategis di lingkungan Polri.
Meski demikian, hubungan kedinasan tersebut tidak serta-merta membuktikan adanya perlakuan khusus atau pelanggaran dalam proses promosi jabatan.