
“Jadi kalau ruah kubur itu, perantau pulanglah. Lihat kuburan saudara kamu di Perlang agar terjaga dengan baik dan ada tempat untuk dituju saat pulang kampung. Apalagi kalau itu kuburan orangtua. Berikan doa terbaik untuk saudara dan orangtua kita,” lanjutnya.
Kades yang biasa disapa Roni itu juga menyebutkan, jika ruah kubur juga termasuk rasa syukur masyarakar bisa diberi kehidupan sampai saat ini untuk menyambut bulan Ramadan dan pengingat bahwa setiap manusia akan pulang ke pangkuan yang maha kuasa.
“Selain ajang silahturahmi dan berdoa bersama, ruah kubur juga ajang pengingat kita terhadap kematian serta salah satu cara bersyukur kita bisa menyambut bulan yang mulia yakni bulan Ramadan. Itulah nilai penting adat ruah kubur yang kita pertahankan sampai saat ini, ” tegasnya.