Scroll untuk baca artikel
Tekno dan Otomotif

Inilah 6 Ciri-Ciri Spul Motor Lemah, Perhatikan Tandanya

1179
×

Inilah 6 Ciri-Ciri Spul Motor Lemah, Perhatikan Tandanya

Sebarkan artikel ini
Spul Motor

Ciri-ciri Spul Motor Lemah Perhatikan Tandanya – Ciri-ciri spul motor lemah tidak bisa Anda abaikan. Pemilik motor yang sudah berumur perlu mengetahui ciri-ciri spul yang mulai lemah. Terlebih kendaraan dengan usia yang mencapai 10 tahun atau lebih mungkin spul akan mengalami masalah.

Kerusakan spul sering pemilik motor alami jika usianya mulai berumur. Alternator atau yang dikenal dengan spul ini memiliki peran penting pada sistem kelistrikan motor. Untuk itu, pengguna perlu mengetahui ciri-ciri  yang mungkin terjadi jika komponen tersebut mulai melemah.

Baca juga: Inilah 7 Cara dan Tips Merawat Motor Injeksi yang Tepat Agar Performanya Tetap Terjaga

Ciri-Ciri Spul Motor Lemah Perlu Pengguna Ketahui

Sebagian pengguna motor tentu sudah memahami komponen spul. Jika melihat secara tampilan, komponen satu ini berbentuk seperti kumparan.

Pembuatan alternator atau spul ini dengan sangat teliti. Pasalnya, banyak jumlah lilitan pada kawat tembaga di komponen tersebut. Hal tersebut memberikan pengaruh pada besar kecilnya induksi yang dihasilkannya.

Sehingga akan mempengaruhi besar kecilnya tegangan dan kuat serta lemahnya medan magnet yang dihasilkan. Selain itu, juga akan berpengaruh terhadap besar kecilnya pada daya listrik.

Secara singkat, spul sepeda motor ini merupakan komponen yang bekerja sebagai pembangkit tenaga listrik. Setelah itu, menyalurkannya pada aki atau akumulator. Daya listrik dari aki akan dihantarkan sebagai sumber daya kelistrikan.

Daya listrik tersebut kemudian akan menghidupkan lampu, klakson serta starter pada sepeda motor. Dengan demikian, Anda bisa memahami pentingnya alternator atau spul motor. Pasalnya sepeda motor benar-benar membutuhkan kelistrikan sehat sebagai dayanya.

Namun, seiring dengan penggunaannya, komponen ini juga bisa melemah. Adapun ciri-ciri spul motor lemah, sebagai berikut.

1. Spul Dalam Kondisi Kotor

Spul motor lemah bisa terjadi akibat kondisi spul yang kotor dan membuatnya kering. Jika spul motor kering serta tercampur oleh air, tentu lama kelamaan akan berkarat. Jika magnet kotor dan sampai tertutup debu tebal, maka bisa menghambat sinyal dari pulser.

2. Lampu Motor Redup

Jika sepeda motor masih menggunakan karburator, maka masih bisa mengakali dengan cara mendorong sepeda motor dengan kondisi gigi masuk. Nah, kemudian motor akan menyala lagi, namun power motor tetap terasa lemah.

Sementara sepeda motor yang sudah mengandalkan teknologi fuel injection, ciri-ciri spul motor lemah adalah ditandai dengan sepeda motor tidak menyala. Sebab, perlu pengguna ketahui bahwa fuel injection ini akan bergantung pada spul.

Mulai dari starter, ECU, klakson hingga lampu, daya listriknya semua berasal dari komponen aki. Jika spul lemah, maka otomatis pengisian dayanya pada aki menjadi terhenti dan kosong.

Pada akhirnya akan membuat motor tidak bisa menyala. Semua yang memerlukan aliran listrik akan mati, akibat daya dari aki yang habis.

3. Aki Motor Melemah

Spul motor rusak juga akan membuat kinerja dari aki terganggu. Pasalnya, spul yang rusak atau melemah bisa pengguna rasakan dari kinerja aki pun ikut menurun.

Untuk motor non matic tidak akan terlalu bermasalah jika tanpa adanya aki. Namun bagi matic tentunya akan menjadi masalah yang besar.

Saat motor tidak bisa pengguna starter, namun aki berfungsi normal, maka kemungkinan adanya masalah berasal dari spulnya.

Sebab, spul motor yang sudah tidak bekerja dengan maksimal. Sebaiknya segera lakukan pengecekan dengan menggunakan voltase aki.

Untuk spul juga perlu Anda lakukan pengecekan jika terlihat adanya kumparan yang hangus. Sebab, ada kemungkinan jika komponen tersebut sudah mulai rusak.

4. Sering Kekurangan Air

Spul motor memang harus terendam oleh oli. Sebab, oli bukan hanya sebagai pelumas mesin, namun memiliki fungsi untuk mendinginkan spul.

Ciri-ciri spul motor lemah jika kekurangan oli, maka pendinginan spul menjadi tidak maksimal. Jika terjadi dalam waktu cukup lama, maka komponen spul bisa menjadi gosong.

5. Spul Motor Tampak Hangus

Ciri-ciri spul motor bermasalah juga bisa terlihat dari kondisi kumparan spul tersebut. Komponen tersebut tampak hangus atau terdapat lilitan yang putus.

Pasalnya spul memiliki peran dalam menghasilkan sumber listrik dengan cara berputar. Namun, jika spul sering berputar, maka spul menjadi cepat panas dan hangus.

6. Kesalahan Pengguna Motor

Terkadang kerusakan komponen motor ini terjadi akibat kesalahan pengendara motor tersebut. Sebagai contoh adalah terlalu banyak memasang lampu secara berlebihan. Bahkan tanpa memperhatikan pengisian motor dari komponen spul.

Sehingga beban menjadi tidak seimbang antar pengisian serta penggunaannya. Jika hal tersebut Anda biarkan, maka lama kelamaan spul akan gosong.

Ciri-ciri spul motor lemah tersebut perlu pengguna cermati kembali. Sebaiknya jangan abaikan adanya tanda-tanda kerusakan. Sebab, hanya akan mengakibatkan masalah serius pada kendaraan Anda.