Ini Penyebab Tingginya Angka Putus Sekolah di Bangka Tengah, Mulai dari Broken Home hingga Ekonomi

    Foto: Kepala Dinas Pendidikan Bangka Tengah, Iskandar.(Erwin/intrik)

    “Jadi anak-anak yang putus sekolah sekarang belum bisa kita data lakukan pendataan. Nanti kalau umurnya udah 25 tahun ke atas, baru bisa kita rekap,” jelasnya.

    Meski begitu, pihaknya telah melakukan berbagai upaya untuk meminimalisir angka putus sekolah maupun angka buta huruf di Kabupaten Bangka Tengah.

    Salah satunya melalui program Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) dan Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) yang ada di setiap kecamatan yang saat ini sedang berjalan.

    “Oleh karena itu, kita harapkan kedepannya angka rata-rata lama sekolah kita meningkat. Sehingga Indeks Pembanguan Manusia (IPM) juga akan ikut naik,” harapnya.(Erwin)

    Pages: 1 2 3Show All
      Ikuti kami di Facebook