Inflasi di Babel Terendah se-Indonesia, Mendagri Ingin Tahu ‘Resepnya’

    INTRIK ID, PANGKALPINANG – Provinsi Kepulauan Bangka Belitung sebagai provinsi dengan angka terendah untuk pengendalian inflasi, yakni di bawah 5 persen.

    Hal tersebut diungkapkan Mendagri, Tito Karnavian pada Rapat Koordinasi Pembahasan Langkah Konkret Pengendalian Inflasi di Daerah dalam rangka Pengendalian Inflasi Tahun 2023, secara Virtual, di Ruang Vidcon Gubernur Babel, Senin (27/2/23).

    “Terima kasih banyak untuk Pak Ridwan Djamaluddin, hormat saya pak, Babel telah berapa kali bisa mempertahankan dengan baik angka 4,94 persen,” kata Mendagri.

    Mantan Kapolri ini juga mengatakan bahwa angka inflasi di Kota Pangkalpinang juga dinilai rendah.

    Space Iklan/0853-1197-2121

    “Kota Pangkalpinang juga baik 4,68 persen. Sebetulnya kita ingin tahu resepnya, bagaimana Bangka Belitung bisa mengendalikannya,” ucapnya.

    Sementara itu, Kabupaten Merauke sebagai Kabupaten dengan tingkat inflasi terendah di seluruh Indonesia, yakni 4,41 persen. Sedangkan provinsi dengan tingkat inflasi di atas rata-rata nasional 5,28 persen, adalah provinsi Bengkulu 6 persen yang rangkingnya turun sama dengan minggu sebelumnya, sedangkan Kota yang tertinggi tingkat inflasinya adalah Kota Bukit Tinggi dengan 7,17 persen, dan Kabupaten tertinggi adalah Kabupaten Banyumas 6,16 persen.

    Dikatakannya, penyebab menurunnya Indeks Persepsi Korupsi (IPK) menurutnya adalah karena adanya suap pada perizinan ekspor impor, sistem politik yang membuka peluang terjadinya tindak pidana korupsi, berbelit-belit dan suap di bidang perizinan berusaha.

    Untuk itu, hal tersebut menjadi kerja sama dan kolaborasi antar pemerintah pusat dan daerah, tidak bisa dikerjakan pusat sendiri, ataupun daerah sendiri.

    Space Iklan/0853-1197-2121

    Inflasi sendiri, dikatakannya, dipengaruhi oleh komponen penyumbang inflasi antara lain, inflasi barang jasa yang perkembangan harganya diatur pemerintah (administered prices), contoh tarif dasar listrik, bahan bakar minyak, tarif transportasi. Inflasi barang jasa yang perkembangan harganya sangat bergejolak (volatile foods), contoh ayam ras, cabai rawit, beras.

    Secara umum, yang perlu diwaspadai dan menjadi prioritas adalah masalah beras, cabai merah, bawang merah, dan minyak goreng.

    “Kita perlu pendataan kembali, tiap-tiap daerah harus bottom up. Beras, cabai merah, bawang merah, kira-kira targetnya sesuai gak. Ada juga beberapa daerah yang variatif mengalami kenaikan yaitu telur ayam ras, bawang putih, dan ikan kembung,” jelasnya.

    Hal-hal tersebut perlu menjadi intervensi dari pemerintah pusat melalui, badan pangan, kementerian perdagangan, kementerian pertanian, dan semua stakeholder BUMN terkait.

    “Kemudian tolong setiap daerah bisa mengidentifikasi permasalahan di daerahnya masing-masing, terutama yang volatile foods atau barang-barang yang mudah berubah harganya karena mekanisme pasar,” pungkasnya.

    Selain itu, dirinya mengimbau langkah-langkah gerakan tanam yang harus terus dilakukan. Kemudian distribusi minyak goreng, yang menjadi kunci adalah produksi dari pusat untuk meyakinkan produsen agar memproduksi sesuai dengan DMO, distribusi tepat sasaran dengan bekerjasama dengan daerah kepala dinas perdagangan, inspektorat, dan para penegak hukum. (*/red)

    Mungkin Suka Ini juga:
    Lomba Da’i dan Da’iyah Ananda Bersinar Provinsi Babel Diikuti 252 Anak

    Lomba Da’i dan Da’iyah Ananda Bersinar Provinsi Babel Diikuti 252 Anak

    Sejarawan dan Keluarga Beri Persetujuan Ilustrasi Wajah Depati Amir

    Sejarawan dan Keluarga Beri Persetujuan Ilustrasi Wajah Depati Amir

    PT Timah Perkuat Kreativitas Pemuda

    PT Timah Perkuat Kreativitas Pemuda

    A Night of Collaboration Dorong Regenerasi Musisi di Bangka Belitung

    A Night of Collaboration Dorong Regenerasi Musisi di Bangka Belitung

    PT Timah Berpartisipasi dalam Halalbihalal Musyawarah Masyarakat Bangka Belitung di Jakarta

    PT Timah Berpartisipasi dalam Halalbihalal Musyawarah Masyarakat Bangka Belitung di Jakarta

    Tanamkan Anti Narkoba Sejak Dini, PT Timah Kolaborasi dengan BNNK Pangkalpinang

    Tanamkan Anti Narkoba Sejak Dini, PT Timah Kolaborasi dengan BNNK Pangkalpinang