HUT RI ke-81, PWI Bangka Bagikan Sembako ke Wartawan: Tak Dirangkul Pemerintah, Pers Tetap Jalan

    Yang menarik, dalam kesempatan tersebut Ardam menyentil pihak pemerintah yang dinilainya terkesan kurang merangkul wartawan.

    Namun, ia menegaskan wartawan tidak bekerja demi mendapatkan perhatian atau kedekatan dengan penguasa.

    “Saya sangat berterima kasih kepada pihak yang sudah membantu kegiatan bagi sembako ini, artinya masih ada pihak peduli dengan wartawan. Walaupun saat ini penguasa wilayah terkesan kurang merangkul kawan-kawan wartawan,” katanya.

    Ardam bahkan menyebut, wartawan tidak perlu dipaksakan untuk dirangkul pemerintah. Sebab, ketika pemerintah membutuhkan informasi, kritik maupun pemberitaan, profesi wartawan tetap akan menjalankan tugasnya.

    “Kita juga tidak berharap rangkulannya, mungkin banyak pihak lain yang lebih penting harus dirangkul. Hanya saja berkaitan dengan pilar keempat demokrasi, siapa tahu penguasa wilayah serta pihak terkait lainnya butuh pena wartawan, kalau tidak dibutuhkan nyantai aja bro,” ujarnya.

    Pernyataan tersebut menjadi pesan bahwa hubungan pemerintah dan pers semestinya tidak dibangun atas dasar kedekatan, apalagi ketergantungan.

    Pers tetap harus memiliki jarak kritis dengan kekuasaan agar fungsi kontrol sosial dapat berjalan. Sebaliknya, pemerintah juga perlu membuka ruang komunikasi yang sehat dengan wartawan tanpa menjadikan akses maupun kedekatan sebagai ukuran profesionalitas media.

    Pages: 1 2 3 4
      Ikuti kami di Facebook