Scroll untuk baca artikel
Bangka Tengah

HUT ke-169, Mehoa Sebut Kata Koba Berasal dari Kapal Cina

338
×

HUT ke-169, Mehoa Sebut Kata Koba Berasal dari Kapal Cina

Sebarkan artikel ini
IMG 20230801 WA0034
Foto: Forkopimda Bangka Tengah saat merayakan HUT kota Koba ke-169. (Erwin)

INTRIK.ID, BANGKA TENGAH – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Bangka Tengah (DPRD Bateng) menggelar Rapat Paripurna Istimewa Peringatan Hari Jadi Kota Koba ke-169 di Ruang Rapat Paripurna DPRD Bateng pada Selasa, (1/8/2023).

Diketahui, HUT Kota Koba tahun 2023 kali ini mengusung tema “Koba Melaju Untuk Bangka Tengah Maju”, bahkan DPRD Bateng memberikan apresiasi dan penghargaan kepada Ketua Bawaslu Bateng Robianto, Ketua KPU sebelumnya Rusdi, dan Kepala Dindukcapil Julhasnan karena telah berjasa pada kemajuan Kota Koba, Bangka Tengah.

Ketua DPRD Bateng, Me Hoa mengatakan Kota Koba memiliki sejarah kepahlawan heroik dengan perpaduan suku dan budaya serta pembangunan yang ada mesti ditingkatkan lagi.

“Hari Jadi Kota Koba sudah ditetapkan sejak 1 Agustus 1854 dan ini bukan hanya kegiatan seremonial belaka, tetapi harus dijadikan sebagai momentum strategis kilas balik terhadap pembangunan yang sudah dilakukan,” ujar Me Hoa.

Dikatakan Me Hoa, setidaknya ada dua versi penggunaan asal usul kata Koba. Versi pertama mengatakan bahwa kata Koba berasal dari sebuah kapal Cina pada masa awal penambangan timah dan kemudian berlabuh di Sungai Berok.

“Versi kedua mengatakan bahwa kata Koba berasal dari nama pohon asam yang berbuah besar (bulat seperti mangga) dan banyak terdapat di kampung ini. Karena ke-khas-annya tersebut, maka kampung ini disebut dengan Kampung Koba,” terangnya.

“Ini momentum bersejarah, mudah-mudahan Kota Koba dapat berkembang dengan baik di berbagai sektor,” sambungnya.

Sementara itu, Bupati Bangka Tengah, Algafry Rahman menilai momentum hari jadi Kota Koba sebagai anugerah dari Tuhan Yang Maha Esa.

“Koba dengan segala kekurangannya akan terus kita perbaiki agar lebih baik lagi dan semua kecamatan di Bangka Tengah akan kita benahi tahap demi tahap sesuai dengan kemampuan anggaran yang ada,” terangnya.

Ia menuturkan, momentum ini sebagai evaluasi kinerja Pemkab Bangka Tengah, khususnya para pejabat yang sudah diambil sumpah janjinya agar memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

“Ke depan kita juga akan membuat sentral kelautan di Koba, tepatnya di Sinar Laut, semoga terealisasi,” imbuhnya.