Scroll untuk baca artikel
Peristiwa

Memalukan, Dewan Bangka Tengah Cekcok saat Paripurna Istimewa HUT Kota Koba

632
×

Memalukan, Dewan Bangka Tengah Cekcok saat Paripurna Istimewa HUT Kota Koba

Sebarkan artikel ini
IMG 20230801 WA0035
Foto: Momen saat kedua dewan Bangka Tengah terlibat adut mulut. (Erwin)

INTRIK.ID, BANGKA TENGAH – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Bangka Tengah (DPRD Bateng) terlibat cekcok mulut dan debat dalam paripurna istimewa HUT Kota Koba yang ke 169.

Awalnya rapat tersebut berlangsung sangat hikmat dan lancar. Rangkaian demi rangkaian acara dijalani sesuai rundown acara yang dibacakan sebelumnya oleh pembawa cara.

Namun acara menjadi riuh saat Ketua DPRD Bangka Tengah Mehoa ingin menyampaikan Alat Kelengkapan Dewan (AKD) dalam rapat istimewa tersebut.

Hal itu langsung diinterupsi oleh salah satu anggota dewan yang hadir, Apri Panzupi.

“Mohon maaf intruksi ketua. Saya sebnarnya tidak mau berbicara di forum ini, namun kita sedang melakukan rapat paripurna istimewa. Kalau AKD itu paripurna berbeda. Kita tertib agenda saja,” ucapnya.

Setelah diinterupsi, Ketua DPRD langsung menutup rapat paripurna istimewa tersebut. Bukannya berhenti, Mehoa justru melanjutkan penyampaian AKD tersebut ke publik.

“Bu ketua, tolong jaga substansi rapat ini. Kita sedang rapat Paripurna Istimewa HUT kota. Pak Sekwan tolong ini jadi perhatian khusus. Jaga marwah kita sebagai lembaga. Ini memalukan kita. Gak bisa semau kita,” tegas Apri dengan suara meninggi.

“Ini juga, banyak kursi kosong di rapat Paripurna Istimewa. Kita gak bisa paksa siapa yang hadir tapi ditelaah kenapa undangan banyak gak hadir,” lanjutnya.

Mendengar hal itu, Wakil Ketua II DPRD Bangka Tengah Supriyadi langsung menenangkan dan memberikan tanggapan jika akan menyelesaikan paripurna istimewa.

“Izin pak Apri, kita selesaikan paripurna ini, baru kita bahas AKD di internal atau jadwalkan ulang,” dengan nada yang juga tinggi.

Melihat hal itu, Mehoa langsung meminta maaf kepada seluruh tamu undangan yang hadir.

“Mohon maaf pak bupati, forkopimda, tokoh masyarakat, tokoh agama dan seluruh tamu undangan yang hadir dan kita selesaikan ya rapat ini, ” ucapnya.

Namun setelah menutup rapat paripurna tersebut, Apri dan Supri kembali adu mulut di ruang rapat dan langsung dipisahkan oleh anggota DPRD yang lain. Setelah dilerai dan ditenangkan, Apri dan Supri kembali tenang.

Home
Hot
Redaksi
Cari
Ke Atas