
Ia juga menuturkan bahwa harga gorengan yang ia jual tidak akan dikembalikan menjadi Rp 500 per buah tapi tetap diangka seribu.
“Walau nanti harga normal, saya tetap jual seribu, takut tiba-tiba naik lagi. Tapi saya pastikan ukurannya akan 2 kali lebih besar dari ini,” tutupnya.
Disisi lain, Lia pemilik toko klontong membenarkan kenaikan harga sagu dan gandum, serta harga minya yang katanya akan turun.
“Harga sagu dan gandum emang naik sebelum lebaran kemarin dan masih diangka 13rb pasca lebaran. Mungkin akan normal lagi nanti setelah minyak turun. Minyak juga kata distributor akan kembali normal atau dibawah 20rb.Paling ngabisin stok yang kemaren dulu dengan harga yang sama dikisaran 25rb atau 24rb,” jelasanya kepada intrik.id saat ditanyai di depan tokonya.