
INTRIK.ID, BANGKA TENGAH — Dampak harga minyak goreng menjadi salah satu penyebab naiknya beberapa jajan yang sering dibeli masyarakat seperti gorengan. Kenaikan harga minyak goreng ini menjadi dampak signifikan bagi para pedagang gorengan disekitaran Kota Koba.
Bagaimana tidak, harga minyak yang biasa dibeli di kisaran harga Rp 12 ribu hingga Rp15 ribu menjadi Rp 25ribu. Kenaikan harga minyak ini juga diikuti naiknya harga gandum dari Rp 11ribu jadi Rp 14ribu, sagu Rp 10ribu jadi Rp 13ribu serta harga cabe hijau yang semula Rp 40 ribu/kg menjadi Rp 50 ribu/kg.
Lukman Pemilik Gorengan DYM mengatakan, kenaikan harga-harga ini membuat harga gorengannya yang semula Rp 500 menjadi Rp 1000.
“Saya biasa jual gorengan 500 rupiah, sekarang 1000 rupiah. Soalnya pokok pembuatan gorengan naik semua. Ini udah terjadi sebelum lebaran kemaren,” ungkapnya pada intrik.id, Selasa (10/5/2022).