
“Pelaku ini manggil satu persatu anak muridnya untuk setor hafalan, setelah itu diiming-imingi melakukan hal cabul agar hafalan lebih cepat dan uang 5 ribu,” ungkap Kapolres Bangka Tengah, AKBP Dwi Budi Murtiono, Senin (10/4/2023).
Ia mengatakan akai bejat tersebut sudah dilakukan berulang kali sejak 2021 lalu.
“Jadi kejadian ini sudah dilakukan sejak 2021 dan semakin sering di Bulan puasa ini, ” lanjutnya.
Terbongkarnya akai tersebut setelah adanya laporan dari orang tua korban ke pihak desa dan langsung membuat laporan ke Polres Bangka bersama dengan Babin Sungaiselan.