
Kelembagaan Madania Center digagas oleh Rusydi Sulaiman dan beberapa alumni pondok pesantren Nurul Jadid Paiton Probolinggo yang berdomisili di Jember Jawa Timur pada 4 maret 2004, lalu pada tahun 2008 mutasi ke Bengkulu, dan mengalami re-organizing per 1 maret 2012 di Provinsi Bangka Belitung. Saat ini sebagai pusat studi agama dan pengembangan masyarakat. Madania Center berada di bawah Yayasan Madania Center Bangka Belitung sejak 21 Januari 2021.(*)