Gas Dipangkas, Kabut Asap Membara, Menlu Singapura Minta Menghadap Prabowo

    Caption: Pertemuan Menlu Singapura dengan Prabowo.

    Pesannya kemudian mengarah pada pentingnya menjaga komitmen kontrak sekaligus mencari jalan keluar atas persoalan yang dihadapi kedua negara.

    “Kita harus melihat tindakan, bukan hanya kata-kata,” ujar Vivian dalam keterangan kepada media, sebagaimana diberitakan The Straits Times.

    Pernyataan itu memperlihatkan bahwa persoalan pasokan energi bukan sekadar urusan teknis perdagangan. Ada kepentingan ekonomi dan kepastian pasokan yang sama-sama ingin diamankan kedua negara.

    Kabut Asap Menambah Panas Hubungan

    Persoalan energi bukan satu-satunya sumber ketegangan. Kabut asap akibat karhutla di Indonesia juga menjadi isu yang terus membayangi hubungan Jakarta-Singapura.

    Singapura berkepentingan agar kebakaran yang menimbulkan asap lintas batas dapat ditangani secara efektif. Sementara itu, Indonesia harus memastikan penanganan karhutla berjalan tanpa mengabaikan kedaulatan dan kepentingan nasional.

    Sehari sebelum bertemu Prabowo, Vivian telah mengadakan pembicaraan dengan Menteri Luar Negeri RI Arrmanatha Nasir.

    Dari pertemuan tersebut, kedua negara menyepakati pembentukan satuan tugas bersama untuk memperkuat pertukaran informasi dan koordinasi dalam menangani karhutla. Mereka juga sepakat membangun saluran komunikasi langsung atau hotline antarkementerian luar negeri.

    Kerja sama tersebut diarahkan untuk membantu penyelidikan terhadap perusahaan yang diduga bertanggung jawab atas kebakaran, termasuk melalui pertukaran bukti lintas negara.

    Menlu RI Arrmanatha sebelumnya menegaskan bahwa tidak boleh ada batas negara yang melindungi pihak-pihak yang mengambil keuntungan dari pembakaran hutan.

    Dengan demikian, isu lingkungan kini tidak hanya menyangkut pemadaman kebakaran, tetapi juga penegakan hukum dan pertanggungjawaban perusahaan.

    Prabowo Bertemu, tetapi Hasil Pembicaraan Masih Tertutup

    Setelah bertemu Prabowo, Vivian menyampaikan bahwa komunikasi tingkat tinggi antara Perdana Menteri Lawrence Wong dan Presiden Indonesia telah berlangsung.

    Menurutnya, komunikasi tersebut membangun komitmen politik kedua negara untuk mengambil langkah yang diperlukan guna menyelesaikan persoalan bersama.

    Pages: 1 2 3 4
      Ikuti kami di Facebook