
Ia menambahkan, setidaknya ada perusahaan yang membantu nilai investasi yang saat ini masih dalam masa kontruksi yakni PT Periang Sawitindo yang akan beroperasi sebentar lagi.
“2024 ada penyumbang investasi yakni PT Periang Sawitindo yang masih masa kontruksi dan selebihnya perusahaan yang sudah produksi, ” jelas Wiwik.
Mantan Kepala BPRD itu juga menyebutkan, dirinya masih optimis 2025 nilai investasi Bangka Tengah akan kembali mencapai target karena banyak perusahaan yang baru buka.
“Tentu tahun 2025 kami optimis akan mencapai target yakni 580,8 miliar dengan adanya perusahaan baru yang berdiri dan beroperasi di Bangka Tengah, ” tegasnya.