

Intrik.id – Ducati DesertX 2026 akan mulai tersedia di pasar Eropa pada April 2026. Kemudian menyusul Amerika Serikat, Australia dan Negara Jepang beberapa bulan setelahnya. Ducati sendiri membanderol harga DesertX 2026 mulai dari 16.995 dolar AS atau sekitar Rp286 jutaan.
Setelah lama penggemar nantikan, Ducati DesertX V2 akhirnya resmi muncul ke publik. Generasi terbaru V2 ini membuka debutnya dalam ajang otomotif bergengsi Ducati World Première 2026. Kehadirannya langsung menyedot perhatian para pengamat industri sekaligus membuat sejumlah kompetitor waspada.
Baca juga: Toyota bZ4X Touring Resmi Meluncur di Jepang, SUV Listrik Petualang Siap Mengaspal
Bukan tanpa alasan, New DesertX disebut-sebut lahir dari pengalaman panjang pengembangan motor reli ekstrem Ducati di berbagai ajang dunia. Mulai dari Erzbergrodeo, Rally of Albania, Trans Anatolia Rally, hingga NORRA Mexican 1000 Rally. Seluruh pengalaman keras tersebut menjadi fondasi utama dalam merancang motor adventure yang benar-benar siap menghadapi lintasan berat.
Dengan membawa perubahan signifikan pada sektor mesin, rangka, serta teknologi, motor petualang ini dirancang ulang secara menyeluruh. Tujuannya jelas, meningkatkan kemampuan off-road di banyak medan. Mulai dari gurun berpasir hingga jalur pegunungan berbatu. Tentunya tanpa mengorbankan kenyamanan saat pengendara gunakan sebagai kendaraan harian.
Ducati merancang ulang struktur DesertX V2 dengan desain yang lebih modern dan fungsional. Kini motor tersebut mengandalkan rangka monokok generasi teranyar yang memanfaatkan mesin sebagai bagian struktural. Bahkan sekaligus mampu berfungsi sebagai airbox. Konsep itu tidak hanya membuat konstruksi lebih ringkas, tetapi juga meningkatkan rigiditas keseluruhan.
Di sektor kaki-kaki, suspensi depan menggunakan unit Kayaba untuk meredam guncangan secara lebih optimal. Terutama saat melibas jalur tanah maupun bebatuan. Sementara itu, sistem linkage progresif di belakang membantu menjaga traksi serta kestabilan. Khususnya ketika bermanuver di permukaan tidak rata.
Baca juga: Toyota bZ3 Smart Home Edition Resmi Hadir, Sedan Listrik Murah dengan Fitur Canggih
Kombinasi roda depan 21 inci dan belakang 18 inci semakin menegaskan karakter adventure sejatinya. Apalagi dengan ban Pirelli Scorpion Rally Street yang mampu bermain di berbagai kondisi jalan. Dari sisi ergonomi, posisi berkendara lebih tegak guna meningkatkan kontrol saat berdiri di atas footpeg.
Stang yang lebih lebar memberikan leverage tambahan ketika bermanuver. Sementara pijakan kaki yang sedikit mundur menciptakan distribusi bobot lebih seimbang. Tangki bahan bakar polimer berkapasitas 18 liter pun kian ramping dan ringan. Sehingga memudahkan pengendara mengapit motor saat melewati medan teknikal.
Jantung pacu DesertX terbaru mengandalkan mesin Ducati V2 berkapasitas 890 cc. Mesin ini mampu menyemburkan tenaga hingga 110 hp dengan torsi maksimum mencapai 92 Nm. Karakter performanya hadir secara khusus agar tetap buas namun mudah pengguna kendalikan. Baik di jalur tanah maupun aspal.
Teknologi Variable Intake Valve Timing (IVT) menjadi salah satu kunci peningkatan performa. Sistem ini memungkinkan respons bukaan gas yang lebih cepat dan presisi di berbagai rentang putaran mesin. Menariknya, sekitar 70% dari total torsi sudah bisa pengendara rasakan sejak 3.000 RPM. Artinya, mereka tidak perlu memaksa mesin berteriak untuk mendapatkan dorongan tenaga yang kuat.
Karakter torsi melimpah di putaran bawah tersebut sangat membantu ketika harus melewati medan ekstrem. Termasuk tanjakan curam, jalur berpasir tebal, atau kondisi licin. Di sisi lain, performa putaran atas tetap terjaga guna memberikan akselerasi agresif di jalan raya. Membuat motor cukup jinak untuk perjalanan jauh, namun tetap sangar ketika berpetualang.
Sektor elektronik turut menjadi daya tarik utama pada Ducati DesertX V2. Motor ini membawa platform inersia enam sumbu yang bekerja secara real-time. Termasuk untuk membaca sudut kemiringan, akselerasi, serta pergerakan motor di berbagai kondisi. Sistem tersebut menjadi otak dari berbagai fitur keselamatan sekaligus performa modern.
Cornering ABS memastikan pengereman tetap stabil bahkan saat motor dalam posisi miring. Informasi kendaraan hadir melalui layar TFT berukuran 5 inci yang menyajikan data secara jelas. Tak terkecuali navigasi turn-by-turn bagi pengendara yang gemar touring jarak jauh.
Hadir pula Ducati Quick Shift 2.0 yang memungkinkan perpindahan gigi tanpa perlu menarik tuas kopling. Baik saat akselerasi maupun deselerasi. Ducati juga menyediakan beragam aksesori untuk menunjang kebutuhan petualang sejati. Mulai dari tangki bahan bakar tambahan, sistem navigasi terintegrasi, hingga knalpot hasil kolaborasi dengan Termignoni. Suaranya pun lebih garang sekaligus bobot relatif ringan.
Baca juga: Toyota Veloz Hybrid Resmi Debut di GJAW 2025, Tanda Era MPV Elektrifikasi Dimulai
Tersedia 6 mode berkendara yang dapat pengendara sesuaikan berdasarkan kebutuhan. 2 yang paling menonjol yaitu mode Enduro dan Rally. Masing-masing mode mengatur karakter tenaga, intervensi ABS, serta kontrol traksi. Sehingga bisa sesuai dengan kondisi lintasan yang pengendara hadapi.
Ducati DesertX V2 2026 akan mulai tersedia di pasar Eropa pada April 2026. Kemudian menyusul Amerika Serikat, Australia dan Negara Jepang beberapa bulan setelahnya. Ducati sendiri membanderol harga DesertX V2 2026 mulai dari 16.995 dolar AS atau sekitar Rp286 jutaan. Menjadikannya salah satu penantang serius di segmen kendaraan adventure premium.


Find some desired keywords.