
“Semakin banyak Investor semakin besar PAD, semakin besar perputaran ekonomi maka semakin maju Bangka Tengah, ” ungkap Pahlevi.
“Tapi kalau masukin investor secara sembarang malah akan merugikan Bangka Tengah, ” lanjutnya.
Pahlevi juga mengatakan, upaya kelola lingkungan dalam setiap investor harus diperhatikan jangan sampai ada limbah yang mencemari lingkungan kita.
“Kalau besar amdal, kalau kecil UPL. Masalahnya tata kelola limbah yang tidak konsisten terutama tambak udang vaname. Harusnya itu yang diperhatikan, kalau limbahnya sembarangan maka akan merusak lingkungan kita, ” ucapnya.