
Kepala SMPN 1 Koba, Hana Meilani mengatakan ada sekitar 62 orang yang tidak bisa diakomodir dan sudah diarahkan ke sekolah lainnya.
“Kemarin orang tua siswa yang tidak diterima sudah difasilitasi rapat dengan kepala dinas pendidikan dan Bupati Bangka Tengah. Alhamdulillah sudah menemukan solusi dan diarahkan ke sekolah swasta dan SMPN 3 Koba,” ungkapnya, Rabu (3/7/2024).
Ia mengatakan pihaknya memprioritaskan anak-anak yang ada di Koba dan Bangka Tengah untuk mendapatkan pendidikan yang sesuai.