
BANGKA. SUNGAILIAT. INTRIK.ID –
Terpuruk nya ekonomi masyarakat kabupaten bangka efect Korupsi 271 Triliun di Bangka Belitung, menimbulkan kesenjangan ekonomi dan susahnya masyarakat dalam melakukan penambangan timah. Ditambah harga timah yang tidak kunjung membaik, effectnya terhadap harga ikan yang sangat murah karena kurangnya daya beli masyarakar terhadap hasil tangkapan nelayan.
Murahnya harga ikan menyebabkan nelayan kecil Kabupaten Bangka berteriak ditengah kebutuhan yang semakin meningkat. Anak – anak nelayan yang masih berjuang dalam menempuh dunia pendidikan, yang sekarang serba internet.
Menyikapi hal tersebut Ketua DPC HNSI Kabupaten Bangka Ridwan mengatakan pihaknya sudah meluncurkan program Wifi murah bagi anak – anak nelayan.