Di Kurau, Warga Dikenakan Tarif 250 Ribu untuk Buat KTP dan KK

    “Yang biasa minta tolong orang diluar RT saya. Kalau mengurus itu saya harus bayar biaya fotocopy, ngeprin, bayar biaya materai dan bolak balik bensin sama makan. Wajar dong saya mintain tarif. Dan saya tegaskan, semua orang yang menggunakan jasa saya diawal sudah ada kesepakatan dan penjelasan lengkap dari saya dan sudah setuju dengan adanya tarif tersebut, ” jelas Emi.

    Emi juga menegaskan, dirinya tidak pernah meminta tarif kepada warga di RTnya karena dia tahu bahwa memang tugasnya sebagai ketua RT seperti pembuatan rekomendasi nikah, pindah jiwa, pengajuan bantuan dan lain-lain sesuai topoksi tugas dia sebagai Ketua RT 2 Kurau Timur.

    “Saya siap untuk dilaporkan dan mengembalikan uangnya kalau saya menyeleweng dari jabatan saya tapi ingat, saya juga akan lakukan hal yang sama jika terbukti saya tidak melakukan hal tersebut,” tegasnya.

    “Boro-boro mau pungli, saya aja sering tidak dibayar dari kesepakatan, padahal udah nombok dan bantu tapi biarlah mungkin memang orangnya gak mampu, ” tutup Emi.

    Pages: 1 2 3Show All
      Ikuti kami di Facebook