
Intrik.id – BYD Atto 1 LiDAR menjadi nilai tambah bagi para konsumen. Terlebih bagi mereka yang seringkali merasa khawatir soal range anxiety ketika menggunakan mobil listrik untuk mendukung berbagai kebutuhan.
BYD Atto 1 LiDAR resmi meluncur di ajang Beijing Auto Show 2026. Hatchback listrik ini menampilkan dua fitur terbaru dan beberapa penyempurnaan detail termasuk eksterior dan interior. Selain itu, kendaraan juga mendapatkan pembaruan lewat peningkatan jarak tempuh yang bisa mencapai 505 km berdasar standar dari CLTC.
Baca juga: BYD M6 PHEV Segera Meluncur di Indonesia, Simak Bocoran Spesifikasinya
BYD membawa gebrakan di pasar mobil listrik global dengan peluncuran unit terbaru pada 11 Mei 2026. Produsen membawa sensor LiDAR ke hatchback terbarunya. Hal ini cukup menarik, mengingat teknologi tersebut biasanya hanya dihadirkan untuk kendaraan listrik premium saja.
Berikut beberapa hal yang menarik dari BYD Atto LiDAR.
Pabrikan asal Tiongkok membekali unit BYD terbarunya dengan sensor LiDAR yang ada di bagian atap. Teknologi ini membuat BYD Atto LiDAR jadi salah satu mobil listrik mikro yang menggunakan sensor canggih pertama di kelasnya. Biasanya, sensor LiDAR hanya tersemat pada kendaraan premium saja. Teknologi ini berguna untuk mendukung fitur ADAS atau Advanced Driver Assistance System mencakup:
Melalui strategi tersebut, BYD membawa pesan yang cukup menohok. Di mana, demonstrasi yang dilakukan menunjukkan bahwa teknologi fitur pintar tak hanya dimiliki oleh konsumen kelas atas saja. Nyatanya, kendaraan mungil dengan harga terjangkau seperti BYD Atto 1 LiDAR juga mampu mengadopsi teknologi tersebut.
Baca juga: BYD Sealion 05 DM-i Resmi Diperkenalkan, SUV Elektrifikasi dengan Efisiensi Tinggi
Melihat dari segi ukuran, BYD Atto LiDAR tetap mempertahankan karakter utamanya sebagai city car ringkas. Konsep ini menjadikannya sebagai pilihan ideal untuk melibas lalu lintas padat di perkotaan.
Kendaraan memiliki panjang 3.780 mm, lebar 1.715 mm, tinggi 1.550 mm dan wheelbase 2.500 mm. Ukurannya yang ringkas tersebut memudahkan pengendara untuk bermanuver di jalanan sempit. Selain itu juga membantu pengendara untuk mencari parkir minimalis di area perkotaan.
Tak hanya membawa peningkatan dari sektor teknologi, nyatanya BYD Atto LiDAR juga mengedepankan performa. Kendaraan tampak memiliki performa yang lebih baik dari sebelumnya. Di mana, hatchback listrik ini mampu menghasilkan tenaga sebesar 60 kW yang naik ketimbang model sebelumnya dengan output 55 kW.
Meskipun begitu, BYD Atto LiDAR tetap memberikan batasan kecepatan maksimalnya di angka 130 km/jam. Hal ini untuk menjaga efisiensi baterai sekaligus daya tahannya. Performa tersebut sudah cukup memadai untuk penggunaan harian di perkotaan maupun menempuh jarak menengah antar kota.
Lebih lanjut, sektor daya jelajah menjadi peningkatan yang paling menarik dari BYD Atto LiDAR. Hatchback listrik ini mampu menempuh jarak maksimal hingga 505 km ketika baterai dalam kondisi penuh. Besaran angka tersebut meningkat signifikan ketimbang generasi sebelumnya yang tercatat hanya mampu menempuh jarak maksimal 405 km.
Peningkatan jarak tempuh pada BYD Atto 1 LiDAR menjadi nilai tambah bagi para konsumen. Terlebih bagi mereka yang seringkali merasa khawatir soal range anxiety ketika menggunakan mobil listrik untuk mendukung berbagai kebutuhan.
Baca juga: BYD Denza Z9 GT Tawarkan Perpaduan Desain Eropa dan Teknologi Listrik Mutakhir
Tampaknya, BYD Atto LiDAR tetap tergolong kompetitif meskipun membawa teknologi canggih. Menurut sumber yang beredar, hatchback listrik ini hadir dalam empat varian dengan rentang harga 65.000 Yuan atau sekitar Rp 144 jutaan dan 80.000 Yuan atau sekitar Rp 178 jutaan. Sementara itu, varian tertinggi berada di bawah kisaran 100.000 Yuan atau sekitar Rp 220 jutaan.
Sebagai informasi, Atto 1 bukanlah model yang sembaran bagi BYD. Sebab, model ini menjadi tonggak penjualan perusahaan dalam lini Ocean Series. Tercatat, penjualannya di pasar Tiongkok cukup besar mencapai 529.537 unit sepanjang 2025. Hal tersebut menjadikannya sebagai mobil listrik terlaris di pasar Tiongkok.
Nah dengan membawa sensor LiDAR di segmen entry-level, BYD memberikan tekanan baru kepada para kompetitor. Langkah ini membuat persaingan pasar EV semakin menarik, sebab fitur canggih kini hadir di segmen harga yang lebih terjangkau. Kondisi tersebut juga bisa mendorong produsen lain untuk menawarkan teknologi yang lebih kompetitif di tengah perang harga mobil listrik terkini.
BYD Atto 1 LiDAR bisa jadi pilihan menarik bagi konsumen yang mencari hatchback listrik terjangkau. Meskipun tergolong murah, nyatanya BYD Atto 1 LiDAR mampu menyediakan teknologi canggih layaknya kendaraan premium. Performa, daya jelajah dan berbagai peningkatan lainnya cukup andal untuk menunjang lalu lintas perkotaan.