
“Dengan menyandang status sebagai pejabat fungsional, tentu akan ada hak dan kewajiban yang berbeda dibandingkan ketika masih sebagai calon pejabat fungsional atau staf pelaksana,” ujarnya.
Karena itu, ia meminta para tenaga kependidikan yang baru diangkat dapat menjalankan jabatan tersebut secara profesional dan bertanggung jawab.
Penguatan SDM UBB juga dilakukan melalui mutasi PNS. Pada kesempatan yang sama, Rektor menyerahkan SK mutasi kepada Fitriani, S.Pi., M.Sc.
Sebelumnya, Fitriani bertugas pada Dinas Kelautan dan Perikanan, Sekretariat Daerah Pemerintah Kota Pangkalpinang. Setelah dimutasi, ia mendapat penugasan sebagai dosen pada Program Studi Akuakultur, Fakultas Pertanian, Perikanan, dan Kelautan (FPPK) UBB.
Kehadiran Fitriani diharapkan dapat menambah kapasitas sumber daya manusia pada Program Studi Akuakultur, terutama dalam mendukung pelaksanaan pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat di bidang perikanan dan kelautan.
Bagi Dr. Firlya Rosa, S.ST., M.T., tugas baru sebagai Kepala Pusat Kurikulum dan Pengembangan Pelajaran bukan sekadar posisi struktural. Ia menyebut jabatan tersebut sebagai amanah yang harus dijalankan dengan sebaik-baiknya.
“Ini bisa disebut amanah, bisa juga disebut musibah. Tapi saya mohon doanya, semoga ini benar-benar menjadi sebuah amanah yang bisa saya jalankan dengan sebaik-baiknya,” ujar Firlya.
Ia berharap dapat memberikan kontribusi terbaik bagi UBB melalui tugas yang dipercayakan kepadanya.
“Mudah-mudahan saya bisa memberikan kontribusi terbaik untuk Universitas Bangka Belitung,” katanya.
Firlya juga berharap seluruh sivitas akademika dapat bergerak bersama untuk membawa UBB menjadi universitas yang semakin kuat dan dikenal lebih luas.
“Harapan saya ke depannya, kita bisa bersama-sama membangun Universitas Bangka Belitung menjadi universitas yang lebih baik, semakin dikenal, tidak hanya di tingkat nasional, tetapi juga di tingkat internasional,” ujarnya.
Rangkaian pelantikan dan pengangkatan tersebut menjadi bagian dari upaya UBB menyesuaikan struktur organisasi dengan kebutuhan sumber daya manusia. Penataan diharapkan mampu memperkuat pelaksanaan pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan akademik dan administrasi di lingkungan universitas.