
Di sisi lain, ia juga mempersiapkan peningkatan kapasitas produksi. Tantangan yang kini dihadapi adalah keterbatasan pasokan daun sirih sebagai bahan baku utama.
“Kalau pasarnya sudah berkembang, tentu produksi juga harus ditingkatkan. Kendala kami sekarang adalah bahan baku daun sirih yang masih terbatas. Kami ingin mencari lahan tambahan supaya bisa memenuhi kebutuhan produksi,” jelasnya.
Ke depan, Roteni berharap usaha yang dirintisnya tidak hanya berkembang dari sisi bisnis, tetapi juga mampu membuka peluang kerja bagi anggota Kelompok Wanita Tani dan masyarakat di sekitarnya.
“Harapan saya usaha ini bisa semakin besar, memiliki rumah produksi sendiri, dan melibatkan lebih banyak ibu-ibu di sekitar sini sehingga bisa menambah penghasilan keluarga,” katanya.
Sumber: PT Timah Tbk