
INTRIK.ID, BABEL – Jadwal padat menjadi bagian dari keseharian para penerima Kelas Beasiswa PT Timah di Pemali Boarding School, SMAN 1 Pemali. Belajar di sekolah hingga Sabtu, pembinaan asrama, les tambahan, hingga persiapan Tes Kemampuan Akademik (TKA) membuat waktu luang para siswa menjadi semakin terbatas.
Di tengah rutinitas tersebut, PT Timah memberikan ruang bagi para penerima beasiswa untuk sejenak keluar dari tekanan aktivitas akademik melalui kegiatan nonton bareng (nobar) dan ramah tamah bersama Direktur Utama PT Timah, Restu Widiyantoro, Sabtu (26/9/2026).
Kegiatan tersebut diikuti para siswa penerima beasiswa, pendamping dan perwakilan guru.
Bukan sekadar hiburan, kegiatan itu menjadi kesempatan bagi siswa untuk melepas penat sekaligus membangun kebersamaan setelah menjalani aktivitas pendidikan dan pembinaan yang cukup padat.
Perwakilan Guru SMAN 1 Pemali sekaligus Pengurus Ikatan Alumni (IKAL) SMAN 1 Pemali, Devi Yani, mengatakan perhatian terhadap siswa tidak hanya dibutuhkan dalam bentuk fasilitas dan dukungan akademik, tetapi juga ruang untuk beristirahat.
“Perhatian PT Timah sangat luar biasa dan konsisten sejak angkatan pertama tahun 2000 hingga sekarang. Kami sangat terharu dan bahagia melihat anak-anak bisa menikmati hiburan bersama setelah melewati jadwal belajar yang padat,” kata Devi.
Menurutnya, kegiatan sederhana seperti nonton bersama dapat membantu siswa menyegarkan pikiran sebelum kembali menjalani rutinitas belajar.
Para penerima Kelas Beasiswa PT Timah memang tidak hanya menjalani pembelajaran reguler.
Selain mengikuti kegiatan sekolah dari Senin hingga Sabtu, mereka juga menjalani pembinaan di asrama, les tambahan serta persiapan TKA pada akhir pekan.
Padatnya agenda tersebut membuat konsistensi belajar menjadi tantangan tersendiri bagi siswa.
Juli Alpiano, siswa kelas X, mengaku kegiatan tersebut menjadi salah satu momen yang dinantikannya karena dapat menikmati waktu bersama teman-teman di tengah rutinitas belajar.
“Setiap hari kami berfokus menjaga konsistensi belajar untuk mencapai target. Momen refreshing seperti ini sangat membantu melepas rasa lelah. Terima kasih kepada jajaran Direksi dan Manajemen PT Timah yang selalu mendukung kami,” ungkap Juli.
Hal serupa disampaikan Inaya Alyaro Putri, siswi kelas X. Menurutnya, perhatian yang diberikan melalui program beasiswa maupun kegiatan kebersamaan menjadi tambahan motivasi bagi siswa untuk mempertahankan prestasi.
“Sebagai penerima beasiswa, kami memiliki tanggung jawab untuk terus mempertahankan nilai dan meraih prestasi. Kegiatan seperti ini membuat kami semakin bersemangat dan siap untuk berjuang lagi,” tuturnya.
Program Kelas Beasiswa PT Timah di SMAN 1 Pemali telah berjalan sejak 2000. Program tersebut memberikan kesempatan kepada pelajar untuk memperoleh dukungan pendidikan sekaligus pembinaan guna mengembangkan potensi mereka.
Pendampingan tidak hanya diarahkan pada capaian akademik, tetapi juga pembentukan karakter, kemandirian, kebersamaan dan semangat berprestasi.
Namun, tuntutan untuk terus mempertahankan prestasi juga membuat keseimbangan antara belajar dan istirahat menjadi bagian penting dalam perjalanan para penerima beasiswa.
Di tengah target nilai dan persiapan menghadapi TKA, sejenak berhenti dari rutinitas ternyata juga menjadi bagian dari proses menjaga semangat belajar.(*)
Sumber: PT Timah Tbk