
“Kami berharap apa yang mereka praktikkan hari ini bisa menjadi kebiasaan baik dalam kehidupan sehari-hari,” katanya.
Kegiatan tersebut mendapat apresiasi dari wali kelas 3A, Fatema. Ia menilai metode belajar sambil bermain menjadi cara efektif untuk menanamkan pendidikan karakter kepada siswa.
“Anak-anak terlihat sangat antusias. Mereka bukan hanya belajar tentang menghargai perbedaan, tetapi juga merasa senang karena penyampaiannya sesuai dengan dunia anak-anak,” ujarnya.
Suasana kelas yang biasanya dipenuhi aktivitas belajar formal berubah menjadi ruang interaksi yang hangat dan penuh semangat. Para siswa tampak aktif menjawab pertanyaan, tertawa bersama, hingga saling mendukung dalam permainan.