Bangka Tengah Wacanakan Buat Manisan Durian

    Foto: Bupati Bangka Tengah, Algafry.

    INTRIK.ID, BANGKA TENGAH – Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah mulai memetakan potensi peningkatan ekonomi lewat komoditas unggulannya.

    Bupati Bangka Tengah, Algafry Rahman mengatakan salah satunya membuat manisan durian.

    “Dalam waktu dekat sedang mengatur road map agar petani duriam bisa membuat manisan durian karena ukuran kami saar ini buah durian menonjol di Bangka Tengah dan itu salah satu bantuan dari pemerintah,” ucapnya kepada intrik.id, Rabu (27/3/2024).

    Alagfry menyebutkan, akan mengupayakan ekonomi kreatif pasca tambang agar masyarakat bisa terus maju ada atau tidak adanya timah.

    Space Iklan/0853-1197-2121

    “Kita terus berupaya membangun ekonomi Bangka Tengah pasca tambang yang artinya kita upayakan peningkatan ekonomi juga diluar timah. Kita akan terus berupaya membuat road map itu,” ujarnya

    Algagry juga menyebutkan, dirinya sudah menggelar belanja bersama ASN di pasar-pasar di Bangka Tengah agar ekonomi tumbuh, perputaran ekonomi jalan dan barang-barang di pasar juga laku sehingga daya beli masyarakat juga meningkat.

    “Kita sudah beberapa kali belanja bersama di pasar tradisional bersama ASN. Nanti agenda ini akan jadi agenda rutin kita, minimal dua minggu sekal,” ungkapnya.

    Algafry juga terus berupaya memantau bahan pokok di Bangka Tengah sampai jelang idulfitri dan pasca idulfitri untuk memastikan harga dan stok aman.

    Space Iklan/0853-1197-2121

    “Kita pantau terus harga, stok bahan pokok sampai idul fitri dan pasca idul fitri agar stok serta harga aman. Kita akan berupaya semaksimal mungkin,” tutupnya.

    Sementara itu, Siah (63) warga Koba masih mengeluhkan harga bahan pokok yang mahal. Dirinyapun tak bisa mengantri beras di pasara murah atau program pangan murah karena dirinya sudah renta.

    “Beli di pasar mahal, mau antri pasar murah juga gimana. Untungnya anak saya sekarang sudah besar dan kerja. Tapi dia kerja diluar Koba, jadi saya juga harus beli sendiri ke pasar untuk bahan pokok kalau ank saya belum pulang. Mungkin karna timah murah jadi orang juga ngeluh harga segini. Kalau timah mahal pasti mereka biasa aja,” ucapnya singkat.

    Mungkin Suka Ini juga:
    Gas 3 Kg Langka, Tina dan Putri Terpaksa Harus Pinjam ke Tetangga

    Gas 3 Kg Langka, Tina dan Putri Terpaksa Harus Pinjam ke Tetangga

    Warga Kurau Terima Ratusan Sertifikat Gratis dan Puluhan Rumah Swadaya

    Warga Kurau Terima Ratusan Sertifikat Gratis dan Puluhan Rumah Swadaya

    Polres Bateng Akan Panggil dan Periksa Ac Terkait Tambang di Komplek Pemda

    Polres Bateng Akan Panggil dan Periksa Ac Terkait Tambang di Komplek Pemda

    Pemindahan Meteran Listrik Tak Kunjung Selesai, Kepala PLN Koba Minta Maaf

    Pemindahan Meteran Listrik Tak Kunjung Selesai, Kepala PLN Koba Minta Maaf

    Kades Kecam PLN ULP Koba, Pergeseran KWh Meter Warganya Tak Kunjung Selesai

    Kades Kecam PLN ULP Koba, Pergeseran KWh Meter Warganya Tak Kunjung Selesai

    Kekerasan Seksual Terhadap Anak di Bangka Tengah Naik, Wiwik: Lihat Sisi Positifnya

    Kekerasan Seksual Terhadap Anak di Bangka Tengah Naik, Wiwik: Lihat Sisi Positifnya

      Ikuti kami di Facebook