
INTRIK.ID, BANGKA TENGAH– Kabupaten Bangka Tengah akan memiliki laboratorium kesehatan masyarakat (labkesmas) tingkat II yang bisa mengecek kesehatan klinis dan lingkungan.
Dana pembangunan sendiri mencapai Rp 13,3 miliar untuk bangunan dan akan menunggu dari pusat untuk mengisi segala jenis alat kesehatan.
Kabid Farmasi Dinas Kesehatan, Muhrim mengatakan, labkesmas yang akan dibangun merupakan dana APBN dari kementerian kesehatan untuk mengejar target seluruh kabupaten memiliki Labkesmas di 2027.
“Labkesmas ini sebenarnya tercetus dari penanganan covid kita yang kurang kemaren sehingga kabupaten dituntut ada labkesmas, ” ucapnya, Rabu (6/8/2025).
Ia melanjutkan, labkesmas nantinya bisa menambah PAD, pengecekan makanan, jajanan, serta kesehatan klinis lingkungan sampai udara yang juga termasuk pengecekan penyakit menular.
“Kalau sudah ada labkesmas bisa cek makanan, jajajanan, minuman, air, udara termasuk penyakit klinis. Namun nanti alat-alatnya tergantung droping dari pusat, ” ungkapnya.
“Ini juga kita berbarengan dengan Bangka Barat, Belitung dalam pembangunan labkesmas. Jadi Babel ini sudah punya labkesmas, ” lanjutnya.
Ia berharap labkesmas bisa membantu masyarakat dalam identifikasi masalah kesehatan secara cepat kedepannya.