
INTRIK.ID, BANGKA TENGAH– Bupati Bangka Tengah Algafry Rahman menegaskan akan memberikan punishment dan meminta mundur kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Bangka Tengah yang tidak bisa berinovasi dan melempem.
Bahkan, ia meminta Sekertaris Daerah Bangka Tengah (Setda Bateng) Ahmad Syarifullah Nizam untuk memberikan punishment secara langsung setelah penilaiannya.
“Udah jadi kepala dinas harus bersyukur dan bisa berinovasi pastinya. Kalau dinasnya melempem, pak setda harus segera memberikan punishment terhadap dinas tersebut,” ungkapnya, Selasa (20/1/2026).
Orang nomor satu di Bangka Tengah itu bahkan akan men nonjobkan dan menggeser kepala OPD yang tidak mampu berkontribusi untuk masyarakat.
“Kalau ada OPD atau Kepala OPD yang melempem akan kita ajukan pergeseran ke Menpan-rb langsung agar yang bersangkutan dicopot jabatannya. Jadi semua IPD harus bisa buat program untuk kepentingan masyarakat, ” tegasnya.
Bupati yang biasa disapa Bang Ayi itu mengibaratkan, Kepala OPD yang tidak mampu memberikan inovasi dan program yang berdampak untuk masyarakat itu sama saja duri yang menancap di kaki.
“Duri walau hanya satu di kaki menghambat langkahnya kita, maka harus kota cabut secara langsung, ” ujarnya.
Ia berharap, semua kepala OPD bisa memberikan inovasi dan program yang berdampak kepada masyarakat karena adanya OPD adalah membantu Bupati dalam menjalankan amanah yang diberikan oleh masyarakat.