Awal Tahun 2021 Kasus Covid-19 di Bangka Diangka 729

Foto: Jubir GTPPC Kabupaten Bangka, Boy Yandra saat mengikuti swab tes beberapa hari lalu.(ist)

SUNGAILIAT, INTRIK.ID — Kasus covid-19 di Kabupaten Bangka kembali bertambah menjadi 729 setelah tujuh dinyatakan terkonfirmasi positif, Minggu (3/1/2021).

Tujuh orang tersebut yakni IAP (28), RA (25), R (44) dan N (53) dari Kecamatan Sungailiat, sementara SM (40) DO (30) berasal dari Kecamatan Pemali dan Ea (35) dari Kecamatan Bakam.

Dari kesemuanya, hanya empat orang saja yang memiliki gejala mulai dari flu, batuk hingga anosmia (hilangnya indra penciuman).

Meskipun begitu 22 orang juga dinyatakan sembuh sehingga total pasien sembuh saat ini mencapai 611 orang.

Space Iklan/0853-1197-2121

Dengan demikian masih ada 112 orang yang masih dalam proses isolasi maupun karantina baik di RS Depati Bahrin, RS Eko Maulana Ali, RS Syafri Rachman mess anggrek, mess melati hingga karantina provinsi Babel.

“Hingga saat ini sudah ada enam orang yang meninggal, dua orang dari kecamatan Belinyu, dua dari mendobarat, satu dari pemali dan satu lagi dari kecamatan sungailiat,” ungkap Juru Bicara Satgas Penanggulangan Covid-19 Kabupaten Bangka, Boy Yandra.

Saat ini tercatat sudah ada 14 klaster penyebaran Covid-19 di negeri sepintu sedulang tersebut mulai dari klaster Gowa dan Tomboro hingga klaster OPD di Pemkab Bangka.

“Klaster di bangka ini ada klaster Goa, tomboro, timah kapal keruk, sma unggulan, RSUP, RRI, bedukang, air duren Mendo barat, BRI, bank sumsel, kemenag, kenanga RT 07 dan 03, UBB, dan OPD,” tambahnya.

Space Iklan/0853-1197-2121

Baca jugaTernyata Nama Kutang Diambil Dari Kata Prancis

Untuk itu Boy Yandra menghimbau agar selalu mematuhi protokol kesehatan covid-19 dengan selalu menggunakan masker dimana saja.

“Selain itu seketika kita melakukan tes swab satu atau dua, sebelum hasilnya keluar kita harus isolasi mandiri dulu, nanti ketika sudah keluar dan dinyatakan negatif baru beraktivitas seperti biasa,” tegasnya.

Ia juga menambahkan ketika batuk ataupun demam untuk segera diperiksa ke pihak pelayanan medis baik itu puskesmas maupun rumah sakit.

“Kontak keluarga sudah terjadi dimana-mana jadi ketika demam, batuk maupun flu langsung dibawa ke pihak kesehatan sehingga bisa dengan cepat memutuskan mata rantai penyebaran Covid-19,” pungkas Boy Yandra.(INT)

 

Mungkin Suka Ini juga:
Danlanal Babel Disematkan Sebagai Dewan Pembina HNSI

Danlanal Babel Disematkan Sebagai Dewan Pembina HNSI

Breaking News ! Tim Tabur Kejati Tangkap Marwan

Breaking News ! Tim Tabur Kejati Tangkap Marwan

Ramai Masyarakat Antrian BBM, Bambang Patijaya : Jangan Kawatir Stok Aman

Ramai Masyarakat Antrian BBM, Bambang Patijaya : Jangan Kawatir Stok Aman

Zakat Fitrah 2026 di Kabupaten Bangka Rp42 Ribu atau 2,7 Kg Beras

Zakat Fitrah 2026 di Kabupaten Bangka Rp42 Ribu atau 2,7 Kg Beras

Muscab VI HNSI Bangka, Ahim : Kita Bukan Mencari Panggung

Muscab VI HNSI Bangka, Ahim : Kita Bukan Mencari Panggung

Temuan BPK, Pantai Romodong, Matras hingga Tirta Tapta Pemali Ternyata Masih Kawasan Hutan

Temuan BPK, Pantai Romodong, Matras hingga Tirta Tapta Pemali Ternyata Masih Kawasan Hutan