Asina Butuh Biaya Pengobatan PT Timah Berikan Bantuan

    Caption : Perwakilan PT. TImah Tbk saat menyampaikan bantuan biaya Pengobatan kepada Asina

    BANGKA SELATAN. INTRIK.ID – Menderita suatu penyakit tentunya ada proses pengobatan medis atau non medis. Sudah pasti akan membutuhkan biaya, besaran biaya ditimbulkan tergantung jenis penyakit dan tahapan pengobatan.

    Seperti dialami Asina (60) warga Jl. Sutan Syahril, RT 05, Kelurahan Toboali, Kecamatan Toboali, Kabupaten Bangka Selatan. Dirinya menderita penyakit kaku di bagian tubuhnya, segala upaya pengobatan sudah dilakukan.

    Menyikapi hal tersebut PT Timah Tbk secara konsisten menyalurkan bantuan pengobatan bagi masyarakat di lingkar tambang yang membutuhkan. Hal ini sebagai bentuk komitmen, anggota holding industri pertambangan Indonesia MIND ID untuk memperhatikan kesehatan masyarakat.

    Asina bersyukur bisa menerima bantuan dari PT Timah, baginya bantuan ini bisa membantu biaya pengobatan dan Ia bisa melanjutkan pengobatan alternatif yang sedang dijalaninya.

    Space Iklan/0853-1197-2121

    “Saya juga tidak tau sakit apa, tapi yang jelas pada bagian pinggang kebawah saya terasa kaku. Terkadang mau meluruskan atau melekuk kaki saja, sangat sulit,” ujar Asina.

    Selain itu, Asina yang sebelumnya berprofesi sebagai pedagang ini juga tidak menyangka bila dirinya mengalami penyakit ini. Sebab, sebelumnya ia tidak memiliki riwayat penyakit.

    “Penyakit ini datangnya secara tiba-tiba, pada saat itu saya hendak bangun tidur. Pada saat mau menurunkan kaki dari tempat tidur, tapi tidak bisa. Dikarenakan kaki saya terasa kaku, tidak bisa digerakkan. Sejak saat itu, hingga sekarang saya hanya terbaring,” katanya.

    Asina menyebutkan dirinya tak memiliki riwayat penyakit apapun sebelumnya. Sehingga ia memilih untuk melakukan pengobatan di rumah sakit dan juga alternatif.

    Space Iklan/0853-1197-2121

    “Sudah dua tahun kondisi saya seperti ini, hanya terbaring ditempat tidur. Untuk duduk pun saya tidak bisa, tapi jika dibantu baru bisa. Saya benar – benar sudah pasrah, sebab sudah beberapa kali kerumah sakit, tapi belum ada perubahan,” ujar Asina.

    Sumber : Humas PT Timah Tbk.

    Mungkin Suka Ini juga:
    Dari Lubang Tambang Jadi Kebun Masa Depan, Harapan Baru Tumbuh di Air Limau

    Dari Lubang Tambang Jadi Kebun Masa Depan, Harapan Baru Tumbuh di Air Limau

    Dari Oven hingga Kulkas, Bantuan PT Timah Mengubah Dapur UMKM Jadi Mesin Penggerak Ekonomi

    Dari Oven hingga Kulkas, Bantuan PT Timah Mengubah Dapur UMKM Jadi Mesin Penggerak Ekonomi

    Rp35,7 Miliar untuk Masyarakat: Jejak Program Sosial PT Timah Sepanjang 2025

    Rp35,7 Miliar untuk Masyarakat: Jejak Program Sosial PT Timah Sepanjang 2025

    Botol Bekas Jadi Buku Tulis, Cara Unik Anak-anak Sawang Laut Menabung Lewat Sampah

    Botol Bekas Jadi Buku Tulis, Cara Unik Anak-anak Sawang Laut Menabung Lewat Sampah

    PT Timah Bantu Renovasi Musala Al Fajruh, Warga Kundur Kini Lebih Nyaman Beribadah

    PT Timah Bantu Renovasi Musala Al Fajruh, Warga Kundur Kini Lebih Nyaman Beribadah

    PT Timah Ingatkan Karyawan Waspadai Sindrom Metabolik, Penyakit yang Dijuluki Bom Waktu

    PT Timah Ingatkan Karyawan Waspadai Sindrom Metabolik, Penyakit yang Dijuluki Bom Waktu