
“Bank daerah harusnya lebih menyentuh ke masyarakat-masyarakat pelosok yang ada di daerah. Lihat saja, tidak ada sepanjang jalan pedesaan kecamatan Sungaiselan, Lubuk Besar tulisan-tulisan Bank Sumselbabel. Ini Bank Sumsel programnya untuk perkotaan saja dan apa yang diberikan ke masyarakat pedesaan, ” ungkap Roni.
Ia akan membicarakan masalah transaksi di Bank Sumsel untuk dihapuskan ke Bupati Bangka Tengah karena tidak ada kontribusi kesosialannya untuk masyarakat Desa.
“Sebaiknya transaksi Bank Sumsel ke perangkat desa hapus saja. Kalau ada desa yang tetap di Bank Sumsel silahkan saja, tapi saya akan ajukan beberapa desa yang juga sudah melaporkan ke saya untuk tidak menggunakan Bank Sumsel lagi, ” tegasnya.
“Biar kami manual saja nerima gaji. Tidak repot repot ke kota Koba lagi kami mengambil gaji. Resiko di jalannya, belum potongannya. Terima gaji otomatis tidak bisa utuh lagi, karena setiap pengambilan cash tidak bisa semua uang diambil,” lanjutnya.