APDESI Bangka Tengah Sebut Alasan PKS Tekan Harga Sawit karena Pasar Global Hoaks, Minta Pemerintah Bertindak Tegas

    “Kami mempertanyakan kenapa harga sawit di Bangka Tengah bisa menjadi yang paling rendah. Padahal komoditas ini menjadi sumber penghidupan utama masyarakat. Jangan sampai petani terus menjadi pihak yang dirugikan,” tegasnya.

    Data yang dihimpun menunjukkan harga TBS sawit di Bangka Tengah sempat menyentuh angka Rp3.000 per kilogram sebelum turun drastis hingga sekitar Rp2.100 per kilogram. Saat ini harga mulai merangkak naik ke kisaran Rp2.680 per kilogram, namun angka tersebut masih menjadi salah satu yang terendah dibandingkan daerah lain.

    Roni mengibaratkan penurunan harga sawit terjadi sangat cepat, sementara kenaikannya berjalan lambat.

    “Penurunan harga sawit ini derasnya seperti hujan, tapi naiknya lambat dan geraknya seperti siput,” ujarnya.

    Dalam kesempatan itu, APDESI Bangka Tengah juga meminta pemerintah pusat untuk memberikan sanksi kepada PKS yang terbukti melanggar ketentuan harga yang telah ditetapkan pemerintah daerah.

    Merespons hal tersebut, Direktorat Jenderal Perkebunan meminta seluruh pihak meningkatkan pengawasan terhadap tata niaga sawit di daerah. Kementerian Pertanian juga dijadwalkan menggelar rapat bersama Satgas Pangan dan Mabes Polri guna membahas persoalan tersebut.

    Pages: 1 2 3 4
      Ikuti kami di Facebook