
“Kalau udah menang harusnya dibina dan ditraining agar lebih baik. Ini malah diganti tanpa kejelasan. Kalau gitu sudah, hapuskan seleksi MTQH, ” lanjutnya.
Roni juga menyebutkan tidak akan lagi mengirim warganya untuk mengikuti ajang tersebut di tahun yang akan datang.
“Kedepannya kami Perlang gak perlu lagi ngirim utusan. Buat apa juga. Toh nanti ditunjuk juga. Mental anak-anak kami down, mereka malah jadi malas ngaji. Mending gak usah ikut-ikut lagi, ” tutupnya.