Anak Korban: Ayah Saya Meninggal Bukan Karena Disiram Air Panas

    INTRIK.ID, BANGKA TENGAH – Anak korban penyiraman air panas di Kelurahan Berok, Kecamatan Koba, Bangka Tengah angkat bicara.

    Wanita berinisial R itu ingin meluruskan informasi yang berkembang terkait kasus yang menimpa kedua orang tuanya tersebut.

    Ia mengatakan ayahnya meninggal bukan karena kemaluannya disiram air panas oleh ibunya namun karena penyakit dalam yang dideritanya.

    “Gak mau saya speak up, tapi beritanya sudah simpang siur. Ayah saya itu memang punya riwayat penyakit jantung dan gula. Jangan buat berita simpang siur. Kata dokter ayah meninggal karena penyakit dalam dia, bukan karena disiram,” tegasnya, Minggu (21/10/2024).

    Space Iklan/0853-1197-2121

    Meski begitu, ia tidak menampik adanya peristiwa penyiraman tersebut. Sebagai perempuan, ia tetap membela ibunya karena perlakuan ayahnya sudah keterlaluan.

    R menjelaskan, malam sebelum penyiraman itu. Ayahnya ketahuan berselingkuh dengan seorang janda dari desa Kulur berinisial RA di lokasi tambang timah ilegal dan ibunya ingin menyelesaikan permasalahan itu secara baik-baik.

    “Jadi sebelum kejadian penyiraman, ayah ku ketahuan jalan sama janda. Terus ibu ku mendatangi janda ini untuk mengakhiri hubungan itu. Tapi janda ini bilang mereka sudah nikah sirih dan sudah hamil sehingga gak bisa melepaskan ayahku,” terang R.

    “Wanita mana yang gak sakit hati coba. Suami selingkuh, udah nikah sirih dan hamil. Mana kakak saya juga cacat. Istri mana yang tega dengan anaknya kalau dia cerai dengan suami,” lanjutnya.

    Space Iklan/0853-1197-2121

    Karena perkataan janda tersebut, R mengatakan kalau ibunya selalu kepikiran sehingga tidak fokus mengerjakan apapun. Hingga suatu malam ibunya khilaf dan menyiramkan air yang direbusnya untuk jualan pempek ke ke kemaluan ayahnya.

    “Jadi ibu ku ini jualan pempek. Dari omongan selingkuhan itu ia teringat terus. Sampai malam kejadian dia rebus air dan kesal dengan ayah saya sehingga disiram lah sama air panas itu, ” ujarnya.

    R berharap dengan adanya informasi ini tidak ada lagi pemberitaan yang simpang siur terhadap keluarganya.

    Mungkin Suka Ini juga:
    Kecelakaan di Desa Beruas, Dua Orang Pengendara Motor Tewas

    Kecelakaan di Desa Beruas, Dua Orang Pengendara Motor Tewas

    Mobil Dinas Provinsi Bangka Belitung Jatuh di Jembatan Desa Guntung, Darah Keluar dari Hidung Sopir

    Mobil Dinas Provinsi Bangka Belitung Jatuh di Jembatan Desa Guntung, Darah Keluar dari Hidung Sopir

    Breaking News ! Tim Tabur Kejati Tangkap Marwan

    Breaking News ! Tim Tabur Kejati Tangkap Marwan

    Ramai Masyarakat Antrian BBM, Bambang Patijaya : Jangan Kawatir Stok Aman

    Ramai Masyarakat Antrian BBM, Bambang Patijaya : Jangan Kawatir Stok Aman

    Angin Kencang Robohkan Atap Rumah Warga Desa Perlang

    Angin Kencang Robohkan Atap Rumah Warga Desa Perlang

    Hanya Berisi Kurma, Kacang dan Roti, Orang Tua Ragukan Nilai Gizi Menu MBG

    Hanya Berisi Kurma, Kacang dan Roti, Orang Tua Ragukan Nilai Gizi Menu MBG