AETI: Pemulihan Ekonomi Pasca Covid-19 Tidak Hanya Dari Tambang

    Foto: Ketua AETI, Eka.(Erwin/intrik.id)

    INTRIK.ID, BANGKA TENGAH – Ketua Harian Asosiasi Ekspor Timah Indonesia (AETI) Eka Mulya mengatakan, tambang masih menjadi salah satu komoditi penggerak ekonomi yang luar biasa dan juga menjadi komoditi tulang punggung ekonomi Bangka Belitung khusus di Timah.

    Hal ini disampaikannya saat ditemui pihak intrik di rumah Kepala Desa (Kades) Guntung, Senin (25/4/2022).

    Ia mengatakan, tambang masih menjadi primadona dalam membangkitkan ekonomi kerakyatan.

    “Tambang masih salah satu primadona dan penggerak ekonomi kerakyatan dan keluarga. Tambang ini bukan hanya timah, tapi banyak. Walau demikian memang timah masih jadi roda penggerak ekonomi Bangka Belitung,” pungkasnya saat di wawancara pihak intrik.id.

    Space Iklan/0853-1197-2121

    Ia menegaskan, pemulihan ekonomi pasca timah atau pasca covid harusnya dapat dilakukan di semua sektor bukan hanya di sektor pertambangan saja.

    “Saya kira, pemulihan ekonomi pasca timah atau pasca covid ini tidak harus bergantung pada sektor pertambangan, masih banyak komoditi lain yang siap memulihkan ekonomi,” ungkap Eka.

    Ia menilai masyarakat harus sudah siap mencari komoditi baru untuk menumbuhkan ekonomi jangan hanya pada pertambangan atau timah saja.

    Selain itu ia menegaskan, proses penambangan timah yang legal sangat lah rumit dan penuh dengan izin yang berlaku. Walau masih banyak orang-orang yang menambang secara ilegal.

    Space Iklan/0853-1197-2121

    “Banyak sektor komoditi untuk pemulihan ekonomi. Masyarakat harus sudah mulai beralih dari sektor tambang yang yang yang tidak bisa di perbaharui lagi. Izinnya sulit kalau mau legal. Tapi bicara ilegal ya masih banyak oknum-oknum yang melakukannya walau membuat mereka tidak tenang menambang,” tegas Eka.

    Ia menyarankan agar solusi tambang ilegal ini diperhatikan pemerintah mengingat banyak aktivitas tambang ilegal yang merugikan banyak orang termasuk pemerintah.

    Eka juga menyarankan agar dibuat tambang rakyat agar masyarakat tertata, pendapatan daerah naik dan tentunya masyarakat tidak menambang dengan rasa gelisah.

    Laporan wartawan intrik.id/Erwin

    Tagged with:
    AETITItimah
    Mungkin Suka Ini juga:
    149 Ribu Jam Belajar dalam Setahun, PT Timah Siapkan Regenerasi Pemimpin dari Dalam Perusahaan

    149 Ribu Jam Belajar dalam Setahun, PT Timah Siapkan Regenerasi Pemimpin dari Dalam Perusahaan

    Dari 500 Benih hingga Panen Ratusan Kilo, Nelayan Sawang Laut Bangun Harapan Baru Lewat Kakap Putih

    Dari 500 Benih hingga Panen Ratusan Kilo, Nelayan Sawang Laut Bangun Harapan Baru Lewat Kakap Putih

    Hubungan Industrial Baru PT Timah Dimulai, PKB 2026-2028 Resmi Ditandatangani

    Hubungan Industrial Baru PT Timah Dimulai, PKB 2026-2028 Resmi Ditandatangani

    Dari Nol hingga Punya Identitas Sendiri, Rumah Batik Kundur Bangun Harapan Baru Ekonomi Kreatif

    Dari Nol hingga Punya Identitas Sendiri, Rumah Batik Kundur Bangun Harapan Baru Ekonomi Kreatif

    PT Timah Raih Penghargaan Nasional, Dinilai Sukses Bangun Reputasi dan Dampak Media Positif

    PT Timah Raih Penghargaan Nasional, Dinilai Sukses Bangun Reputasi dan Dampak Media Positif

    Bangun Tata Kelola Bersih, PT Timah Gencarkan Edukasi Anti Penyuapan

    Bangun Tata Kelola Bersih, PT Timah Gencarkan Edukasi Anti Penyuapan