Ada Lembaga Penyiaran Tak Dilibatkan saat Pemilu, KPID Babel Mulai Rapat

    INTRIK.ID, BANGKA BELITUNG– Komisi Penyiaran Indonesia Daerah Bangka Belitung (KPID Babel) menggelar rapat koordinasi daerah (Rakorda) Lembaga Penyiaran Se-Bangka Belitung dengan tema “peran lembaga penyiaran sebagai media pendidikan publik” di ruang rapat pasir padi kantor gubernur Bangka Belitung di Pangkal Pinang, Kamis (25/4/2024).

    Acara tersebut dihadiri KPI RI, Pimpinan perusahaan penyaiaran Se-Bangka Belitung, Ketua KPU se-Bangka Belitung dan dari civitas akademik penyiaran turut hadir dalam rakorda tersebut.

    Adha Al kodri mengatakan, Rakorda ini adalah tahun ke 3 dilaksanakan rakorda di Bangka Belitung untuk membahas bagaimana seharusnya penyiaran bergerak termasuk dalam berkaitan dengan pelaksanaan pemilu.

    “Rapat koordinasi daerah ini juga ajang silahturahmi dan saling sharing bagaimana seharusnya lembaga penyiaran bergerak sebagai media edukasi masyarakat,” ucapnya.

    Space Iklan/0853-1197-2121

    Adha Menjelaskan jika seluruh lembaga penyiaran wajib dilibatkan oleh KPU ataupun Bawaslu karena penyiaran adalah lembaga edukasi masyarakat.

    “Kemaren pemilu ada lembaga penyiaran tidak diikut sertakan karena laga ini dekat dan lain-lain. Ya disini nanti kita akan rapatkan masalah seperti ini,” ujarnya.

    Adha juga menyebutkan, jika ada 51 lembaga penyiaran yang masih aktif di Bangka Belitung dengan pasang surutnya termasuk akan ada penambahan lembaga penyiaran nantinya untuk Bangka Belitung.

    “Ada 51 lembaga penyiaran yakni 25 radio, 21 Televisi dan 5 lembaga TV Kabel dan mungkin CNBC dan CNN hadir di Bangka Belitung tahun depan.

    Space Iklan/0853-1197-2121

    Koordinator Lembaga Penyiaran KPI Pusat I Made Sunarasa menegaskan jika KPI bukan hanya mengawasi saja, namun sinergi, penguatan dan juga saling memberikan kritik juga harus dilakukan KPI.

    “Rakorda ini adalah penguatan internal untuk kami. Jadi kami bisa memperbaiki apa yang seharusnya diperbaiki dan memperkuat apa yang sudah baik. Termasuk rakor dengan pihak lainnya agar ada penguatan internal dan eksternal,” tegasnya.

    Sunarsa juga menegaskan, KPI sangat perlu berkolaborasi dan sinergi yang kuat antar lembaga penyiaran dan pihak terkait dalam pelestarian budaya, hiburan yang sehat dan edukasi untuk masyarakat.

    “Semua lembaga penyiaran akan selalu eksis karena lembaga penyiaran saja sangat didukung oleh UNESCO waktu hari radio sedunia. Makannya suguhkan tontonan dan suara terbaik, ” tutupnya.

    Mungkin Suka Ini juga:
    Belitung Bersiap Mendunia, BI Gaspol Perkuat Pariwisata dan UMKM Usai Dibukanya Rute Internasional

    Belitung Bersiap Mendunia, BI Gaspol Perkuat Pariwisata dan UMKM Usai Dibukanya Rute Internasional

    Amsyar Bikin 100 Anak Terdiam, Siswa MTs Bahrul Ulum Juara 1 Duta Dongeng BI 2026

    Amsyar Bikin 100 Anak Terdiam, Siswa MTs Bahrul Ulum Juara 1 Duta Dongeng BI 2026

    Dilantik Jadi Ketua KONI Babel Periode Kedua, Ricky Kurniawan Bidik 5 Emas di PON NTB-NTT

    Dilantik Jadi Ketua KONI Babel Periode Kedua, Ricky Kurniawan Bidik 5 Emas di PON NTB-NTT

    Tingkatkan Sistem Pengamanan Operasional, PT Timah Gandeng Polda Babel

    Tingkatkan Sistem Pengamanan Operasional, PT Timah Gandeng Polda Babel

    Sebut Wartawan “Lebih dari Intel”, Kapolda Babel Instruksikan Humas Standby 24 Jam untuk Media

    Sebut Wartawan “Lebih dari Intel”, Kapolda Babel Instruksikan Humas Standby 24 Jam untuk Media

    Kapolda Babel ke Insan Pers: Berani dan Bertanggung Jawablah, Jangan Tunduk pada Pemilik Modal!

    Kapolda Babel ke Insan Pers: Berani dan Bertanggung Jawablah, Jangan Tunduk pada Pemilik Modal!